Legislator Dorong Kemenhub Prioritaskan Penanganan Keselamatan dan Infrastruktur Transportasi

- Editorial Team

Rabu, 10 September 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Keselamatan pelayaran dan keterlambatan sejumlah program infrastruktur perhubungan menjadi perhatian serius dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026 bersama Kementerian Perhubungan. Komisi V menekankan pentingnya pemerintah menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara konkret, bukan sekadar formalitas.

Dalam rapat tersebut, Anggota komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, menyoroti masih adanya proyek yang belum terealisasi meskipun sudah berulang kali diusulkan. Ia mencontohkan pembangunan sisi darat Pelabuhan Pulau Rajuni dan Pulau Madu di Kabupaten Selayar yang hingga kini belum masuk dalam program anggaran, padahal masyarakat setempat sangat bergantung pada transportasi penyeberangan.

Baca juga:  Optimalkan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Menandatangani Nota Kesepahaman dengan Ketua Komisi Kejaksaan RI

“Padahal masyarakat di Selayar hidup dari penyeberangan. Kalau tidak muncul dalam program anggaran, kasihan masyarakat di sana. Itu kebutuhan nyata rakyat, bukan sekadar usulan,” tegas Hamka dalam rapat di Gedung Nusantara, Senayan, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, legislator partai golkar ini juga mengingatkan Kementerian Perhubungan untuk serius memperhatikan aspek keselamatan pelayaran. Ia menyinggung dua insiden kecelakaan laut yang terjadi di Banyuwangi dan Manado, yang menurutnya menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap standar keselamatan kapal.

Baca juga:  Sinergi Bea Cukai dan TNI, Perkuat Pengawasan di Jatim dan Kalimantan Barat

“Ini penyakit tahunan yang tak pernah selesai. Harus ada pembenahan serius agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

Hamka menekankan bahwa masalah keselamatan tidak bisa diabaikan. Ia meminta pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, memperketat pengawasan terhadap kapal dan otoritas pelabuhan di daerah.

Tak hanya di sektor laut, ia juga menyinggung persoalan di sektor darat, termasuk tuntutan para pengemudi ojek online (ojol) yang hingga kini belum mendapat tindak lanjut. Menurutnya, persoalan ini perlu ditangani secara bijak agar tidak menimbulkan gejolak sosial yang lebih besar.

Baca juga:  Purbaya, Anak Negeri yang Berusaha Memperbaiki Negeri

“Apa yang kami bahas di sini, apa yang kami usulkan, bukan main-main. Itu semua merupakan aspirasi dari bawah. Jangan sampai masyarakat menganggap pemerintah hanya memberi janji tanpa realisasi,” imbuhnya.

Menurutnya, keterlambatan dalam merealisasikan program pembangunan dan lemahnya pengawasan di sektor perhubungan berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Karena itu, ia berharap kementerian benar-benar memastikan anggaran yang tersedia dapat dialokasikan secara tepat, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung
Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC
Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB