Fikri Faqih Dorong Kemandirian Pangan Keluarga di Tegal

- Editorial Team

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendorong penguatan kemandirian pangan di tingkat keluarga di Kabupaten Tegal selama masa reses pada 27 April hingga 5 Mei 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan stimulan berupa benih lele, bibit ayam, serta benih sayuran kepada masyarakat. Program ini ditujukan untuk memperkuat daya tahan warga dalam menghadapi potensi gangguan distribusi logistik akibat krisis energi global.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fikri menjelaskan, kondisi global saat ini menempatkan Indonesia dalam posisi yang cukup rentan terhadap dinamika geopolitik. Meski cadangan pangan nasional dinilai aman hingga 324 hari ke depan, sektor energi justru menghadapi tantangan serius dengan cadangan bahan bakar minyak (BBM) yang hanya berada pada kisaran kritis 21 hingga 28 hari.

Baca juga:  Mendag Luncurka UKM Pangan Award 2025 di Kantor Kementerian Perdagangan

 

 

Menurutnya, krisis energi global dapat berdampak langsung pada terganggunya distribusi barang, termasuk pangan, di tingkat lokal. Situasi tersebut berpotensi melumpuhkan rantai pasok meskipun ketersediaan pangan secara nasional masih mencukupi.

 

 

“Ketahanan pangan nasional sejatinya bermula dari ketahanan pangan di meja makan keluarga kita sendiri. Dengan memanfaatkan lahan sempit di rumah untuk menanam sayur dan beternak skala kecil, kita tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga memastikan gizi keluarga terpenuhi dengan baik,” ujar Fikri dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Baca juga:  Pemkab Pesawaran Lantik 123 Pejabat Fungsional, Wabup Antonius Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

 

 

Untuk itu, bantuan yang diberikan dirancang sebagai paket ketahanan pangan mikro yang mencakup ayam kampung, budidaya lele dalam galon, serta penanaman sayuran dengan metode polybag.

 

 

Konsep tersebut diharapkan dapat membentuk ekosistem pangan rumah tangga yang berkelanjutan dan minim limbah. Limbah dari satu komponen dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber nutrisi bagi komponen lainnya, sehingga menciptakan sistem sirkular yang efisien.

 

 

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga menjadi produsen bagi kebutuhannya sendiri. Inilah wujud kemandirian yang ingin kita bangun bersama,” tambah legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX yang meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes itu.

Baca juga:  Penandatanganan MoU dan PKS antara Ethos dan KTH Wahana Lancar untuk Pengelolaan Slempuyang Adventure Park

 

 

Program pembagian paket ketahanan pangan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai bantuan tersebut relevan dengan kebutuhan ekonomi sehari-hari sekaligus memberikan edukasi praktis dalam membangun lumbung pangan mandiri dari skala rumah tangga.

 

 

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam menerima dan mempelajari cara pengelolaan bantuan tersebut. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga di daerah.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
Puteri Komarudin Dorong Percepatan Penyusunan Rencana Induk Pelindungan Pantura
DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Senin, 28 September 2026 - 12:13 WIB

Polsek Pakuan Ratu Ringkus Diduga Pelaku Curat dan Penggelapan Sepeda Motor

Berita Terbaru