Menyanggah Isu, SMP IT Zafira Qudsia Tetap Fokus pada Kualitas Pendidikan dan Karakter Islami.

- Editorial Team

Jumat, 7 Februari 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Selatan(GPS).
Pada hari Kamis pagi yang cerah, suasana di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu (IT) terlihat penuh semangat. Terpantau para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar yang berlangsung. Diruang ruang kelas yang tampak sederhana dipenuhi dengan suara diskusi aktif antara siswa dan guru yang saling berbagi pengetahuan.

Di kelas VII, misalnya, para siswa tengah mendalami mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadis. Dengan penuh khusyuk, mereka membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan mendiskusikan makna serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya mengutamakan aspek akademis, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan karakter Islami di kalangan siswa.

Berdasarkan informasi, SMP IT Zafira Qudsia Jln. Hadi Subroto, Desa Margo Lestari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, sekolah tersebut sempat menjadi sorotan publik Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan mengenai dugaan tidak adanya kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP IT Zafira Qudsia dan pencairan Dana BOS tanpa adanya aktivitas pendidikan ternyata hal itu hanyalah isu belaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

M. Ridwan Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Bahril Wahdah Darussalam yang menaungi SMP IT Zafira Qudsia menyampaikan bahwa sampai saat ini masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara rutin. Meskipun ada pernyataan yang menyebutkan bahwa ujian semester tidak dilaksanakan pada tahun 2024, hal tersebut tidak menggambarkan keseluruhan kegiatan KBM yang berlangsung di sekolah ini. Kegiatan belajar mengajar di sekolah kami tetap berjalan dengan penuh komitmen, meskipun dihadapkan pada tantangan jumlah siswa yang berkurang.

Baca juga:  Sidang Perdana KIP, Ketua PWRI Metro : Suparwan Kepsek SMAN 1 Way Jepara Lampung Timur Tidak Paham Aturan.

“Sampean liat sendiri tadi, kegiatan belajar mengajar masih ada, jujur saja mas, Tidak ada niatan saya untuk merubah pondok pesantren ini untuk menjadikan tempat bisnis secara pribadi, niat dan fokus saya adalah untuk memajukan dunia pendidikan, karna masih banyak diluaran sana anak-anak kurang mampu yang membutuhkan pendidikan untuk bekal masa depan mereka”, ucap Ridwan saat ditemui awak media diruang Kerjanya pada, Kamis (6/2/2025).

Menurut Ridwan, Terkait dengan dana BOS yang dicairkan pada tahap pertama tahun 2025, pihaknya menegaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk keperluan operasional sekolah, termasuk pembayaran honor guru yang terus mengajar serta kebutuhan pendidikan lainnya. Pencairan dana BOS memang dilakukan, namun tidak ada niat untuk menyalahgunakan dana tersebut. Semua dana yang diterima tetap diprioritaskan untuk kepentingan pendidikan di SMP IT Zafira Qudsia.

Baca juga:  Berbagi Berkah Ramadhan, PWRI Lampung Bagikan 1.000 Paket Takjil dan Sembako kepada Kaum Duafa.

Ridwan juga menegaskan bahwa pihak sekolah dan yayasan selalu berupaya untuk menjalankan operasional yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan penggunaan Dana BOS sesuai dengan peraturan yang ada. Ia berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas meskipun dalam kondisi yang tidak mudah.

“Saya siap membuka komunikasi seluas – luasnya dengan siapa pun dan dimanapun sebagai upaya untuk memajukan dunia pendidikan, ini juga menjadi bagian amanah dari guru saya waktu di pesantren dulu, Walaupun saat ini jumlah siswa terbatas, namun kami pihak sekolah tetap berkomitmen untuk mengembangkan kualitas pendidikan dan fasilitas yang ada. Dengan alokasi dana BOS yang diterima,” tegas M Ridwan.

Ia berharap dengan klarifikasi ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi SMP IT Zafira Qudsia saat ini. Sekolahnya tetap aktif menjalankan kegiatan belajar mengajar demi masa depan para siswa.

 

Selain itu, terlihat suasana di luar kelas juga tak kalah menarik. Di area lapangan, beberapa siswa tengah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti Futsal, dan bulutangkis, Semua kegiatan tersebut dirancang untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Baca juga:  Dugaan Pelanggaran K3, Sejumlah Buruh Harian PT Perindo Mengaku Tak Dapat APD Lengkap.

“Di SMP ini, kegiatan belajar mengajar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter yang islami, berbudi pekerti luhur, dan memiliki integritas. Kami akan selalu memberikan dukungan dari fasilitas yang lengkap, para guru yang berdedikasi, serta kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, Insyaallah, siswa-siswa di sekolah ini dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi cerdas, tetapi juga menjadi pribadi yang baik dan berguna bagi masyarakat,” ucap Rafi salah satu tenaga pendidik disekolah tersebut.

Pihaknya juga berharap ditengah isu yang ada semoga sekolah tersebut bisa bertahan. Secara bersama -sama menciptakan suasana yang kondusif dan program-program yang mendukung agar SMP IT Zafira Qudsia menjadi tempat yang ideal bagi para siswa untuk berkembang, belajar, dan menimba ilmu, baik secara akademik maupun dalam membentuk akhlak mulia.

“Saya berharap agar sekolah ini bisa dipertahankan demi keberlangsungan pendidikan anak-anak, kasian anak ini jika isu-isu itu terus berkembang”, tutupnya.Red GPS.

Berita Terkait

Satgas Pamtas RI- PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir,Angkatan Laut Laksanakan PAM dan Ibadah Hari Raya Paskah Bersama di beberapa Gereja wilayah kabupaten Maybrat.
Polsek Metro Barat Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal, Pelaku Diamankan
Walikota Eva Dwiana Turun Langsung Tinjau Kondisi di Jalan Merbau Gang SafrudinBanjir
GRIB JAYA BERSATU! Halal Bihalal Dua Kabupaten Digelar di Pesawaran, Penuh Nuansa Kekeluargaan dan Doa Bersama.
Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Hijau Lewat Kerja Sama Dana Bergulir Kehutanan dengan BPDLH
Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How to be a Great Teacher”
70 Ribu Ton Kopi, PAD Nyaris Kosong : Bupati Parosil “Bedah” Kebocoran Pajak, Pengusaha Buka Suara
Antisipasi C3, Polsek Balik Bukit Perketat Patroli KRYD dan Objek Vital di Jam Rawan

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:02 WIB

Kementan dan KemenPU Bangun Sumur Bor Dalam di Mojokerto, Petani Hemat Biaya hingga 80 Persen

Sabtu, 4 April 2026 - 11:33 WIB

Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism

Sabtu, 4 April 2026 - 10:59 WIB

GRIB JAYA BERSATU! Halal Bihalal Dua Kabupaten Digelar di Pesawaran, Penuh Nuansa Kekeluargaan dan Doa Bersama.

Jumat, 3 April 2026 - 11:36 WIB

Fakta Penjualan Solar di Bawah Harga Pokok Produksi oleh PT Pertamina Patra Niaga

Jumat, 3 April 2026 - 11:30 WIB

Harga Avtur Dunia Melonjak Drastis, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Strategis

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WIB

Pemerintah Siapkan Pemenuhan SDM Guna Dorong Percepatan Program Prioritas

Kamis, 2 April 2026 - 12:08 WIB

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Kamis, 2 April 2026 - 12:01 WIB

Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

Berita Terbaru