Mesnesneg Minta K/L Prioritaskan Anggaran pada Program Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

- Editorial Team

Selasa, 25 November 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) –  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kementerian/lembaga (K/L) untuk memprioritaskan pengalokasian anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) terhadap program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Mensesneg saat memberikan pengarahan terkait pelaksanaan APBN Tahun 2026 kepada para sekretaris jenderal (sekjen), sekretaris kementerian (sesmen), serta sekretaris utama (sestama) dari seluruh K/L, di Gedung Utama, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

“Kami mohon kesediaannya untuk memperbaiki penganggaran di setiap K/L-nya masing-masing untuk kegiatan-kegiatan yang memang berdampak dan produktif,” ujar Mensesneg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mensesneg pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran kementerian/lembaga yang telah melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi dan realokasi anggaran kepada program-program yang jauh lebih produktif.

Baca juga:  PWRI Soroti Dugaan Pelanggaran Penggunaan Satpam di RSUD Abdoel Muluk Lampung..

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, tahun lalu kita sudah berhasil melakukan perubahan yang sangat mendasar terhadap postur APBN kita. Tetapi kita tidak boleh berpuas diri karena apa yang kita lakukan tahun yang lalu tentu harus dilanjutkan dan diperbaiki untuk tahun 2026 yang akan datang,” kata Mensesneg.

Mensesneg mencontohkan, salah satu program prioritas pemerintah saat ini adalah melakukan revitalisasi sekolah-sekolah yang ada di seluruh penjuru tanah air, untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi para generasi penerus bangsa. Ia mengungkapkan, di tahun 2025 pemerintah mampu melakukan renovasi sekitar 16 ribu sekolah dan jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara signifikan.

“Kalau setiap tahun kita hanya mampu memperbaiki sekolah-sekolah kita di kisaran 16 ribu ini butuh berapa puluh tahun untuk bisa menyelesaikan 330 ribu sekolah? Oleh karena itulah, beliau [Presiden Prabowo] memberikan petunjuk, tahun 2026 beliau menghendaki setidak-tidaknya kita harus bisa melakukan perbaikan di kurang lebih 60 ribu sekolah sehingga diharapkan dalam masa lima tahun itu seluruh sekolah itu sudah diperbaiki,” ujar Mensesneg.

Baca juga:  Ahmad Yohan: Desa Masuk Kawasan Hutan Perlu Penataan

Menutup arahannya, Mensesneg menegaskan kembali pentingnya pengelolaan keuangan negara yang akuntabel, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap bapak/ibu sekretaris jenderal masing-masing kementerian punya kepekaan yang sama terhadap rencana-rencana belanja di setiap kementeriannya masing-masing karena memang semangatnya sekali lagi kita ingin setiap rupiah yang dikeluarkan betul-betul tepat sasaran dan sesuai dengan dampak yang kita inginkan,” tegas Mensesneg.

Baca juga:  Perlindungan Anak di Dunia Digital Harus Sejalan dengan Literasi dan Kreativitas

Turut mendampingi Mensesneg dalam pertemuan ini di antaranya Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat khusus di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum bertolak ke Australia, pada Selasa (11/11/2025). Presiden secara khusus menugaskan Mensesneg Prasetyo Hadi untuk mengoordinasikan penyerapan anggaran lintas kementerian serta mengawasi penggunaan transfer ke daerah agar berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dan sebesar-besarnya bagi masyarakat.(*)

 

 

Sumber : (FID/UN – Humas Kemensetneg)

Berita Terkait

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
Puteri Komarudin Dorong Percepatan Penyusunan Rencana Induk Pelindungan Pantura

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Berita Terbaru