Globalpewartasakti.com | Tulang Bawang Barat (GPS) – Untuk meningkatkan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Pemkab Tubaba instruksikan para camat untuk menginventarisir infrastruktur ketenagalistrikan di wilayahnya masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekdakab Tubaba Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M, M.T. mengatakan bahwa langkah ini guna mendukung kemandirian energi seperti yang digariskan oleh Pemerintah Pusat.
“Ini untuk mendukung kemandirian energi seperti instruksi Bapak Presiden, Kementerian ESDM meluncurkan program BPBL (Bantuan Pasang Baru Listrik) di seluruh Indonesia dan ini gratis,” katanya.
“Sasarannya adalah rumah tangga yang belum teraliri listrik, program BPBL ini untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia. Pemerintah akan bantu masyarakat yang kurang mampu termasuk di Tubaba, tahun 2025 lalu 1.360 rumah tangga telah menerima pengesahan dan sekarang sedang proses aktivasi, “lanjut Iwan Mursalin di ruang kerjanya, Rabu (18/02/2026).
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi mengeluarkan edaran agar pemerintah kabupaten/kota segera melakukan inventarisir infrastruktur ketenagalistrikan agar data-data tersebut masuk ke dalam program BLBI tahun ini.
“Kita sudah keluarkan instruksi ke para camat untuk segera turun, menginventarisir masyarakat yang kurang mampu agar terdata. Agar di 2026 ini kita bisa dorong lagi percepatan penyediaan listrik untuk masyarakat lewat BPBL. Kami yakin, program ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu dan juga dapat mendukung kegiatan produktif rumah tangga kecil. Harus kita dukung, untuk kemajuan masyarakat Tubaba,” tutupnya.(*)







