Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Sejumlah Petani dan Tokoh Pertanian

- Editorial Team

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pelaku di bidang pertanian dan pangan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 yang digelar di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (07/01/2026). Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan keberhasilan swasembada pangan nasional tahun 2025.

Acara penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2/TK/Tahun 2026, oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana. Selanjutnya, Presiden Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa dan pengabdian mereka dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Baca juga:  Buka Akses dan Gerakkan Ekonomi Lokal, Kementerian PU Libatkan Warga Aceh Tamiang Bersihkan Jalan Lewat Padat Karya

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Selain itu, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Heri Sunarto, petani pada Kelompok Tani Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo, yang mewakili 4 penerima lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya diberikan kepada lima penerima, dengan dua penerima yang hadir mewakili yaitu Bobby Irfan Effendi, Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Winarto, petani pada Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi.

Baca juga:  Pembukaan Bulan Literasi PBK Tahun 2025

Dalam rangkaian acara yang sama, Presiden Prabowo turut menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada 102 penerima yang dinilai berjasa besar dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan pangan. Para perwakilan penerima penghargaan yang hadir dalam acara tersebut, diantaranya:

1. Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika (Dankodiklat TNI);

2. Setyo Wahono, Bupati Bojonegoro;

3. Aep Syaepuloh, Bupati Karawang;

4. AKBP Toni Kasmiri, Kapolres Lampung Selatan;

5. AKBP Yugi Bayu Hendarto, Kapolres Garut;

6. Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, Wakil Asisten Teritorial Kodam XVIII/Kasuari;

7. Letkol Czi. Dili Eko Setyawan, Dandim Merauke

8. Don Muzakir, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia;

Baca juga:  DPR Sahkan RUU Statistik Jadi Usul Inisiatif: Siap Perkuat BPS Hadapi Tantangan Big Data

9. Mugi Raharjo, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro;

10. Aseng, Petani Poktan Ciraden, Kabupaten Cianjur;

11. Nurul Hadi, Petani Poktan Sri Ki Lamaran, Kabupaten Indramayu.

Penganugerahan tanda kehormatan ini mencerminkan komitmen negara dalam memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari pengambil kebijakan hingga petani dan penyuluh di lapangan, yang telah berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Melalui momentum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan sektor pangan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa dan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional, kedaulatan negara, serta kesejahteraan rakyat Indonesia.(*)

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Komandan Yonif 7 Marinir Berikan Entry Briefing, Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Prajurit. 
Pertemuan Wamendag RI dengan Ibu Negara Pakistan
Fikri Faqih Pastikan Bantuan Digital Program KLIC Korea Berdaya Guna bagi Guru di Tegal
Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa
Yakin Target 82 Emas Tercapai, Menpora Erick Apresiasi Persiapan Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025
Satgas Galapana DPR RI Ungkap Empat Masalah Utama Penanganan Bencana Sumatra
Pemerintah Siap Luncurkan Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahap II oleh Kementerian PU di 104 Lokasi
Diduga Praktik Keuangan Mencekik, PT Jaya Lestari Lisindo Prima Tetap Tagih Rp2,28 Juta Meski Utang Sudah Diangsur 5 Kali.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

Komandan Yonif 7 Marinir Berikan Entry Briefing, Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Prajurit. 

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pertemuan Wamendag RI dengan Ibu Negara Pakistan

Senin, 12 Januari 2026 - 11:13 WIB

Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:11 WIB

Yakin Target 82 Emas Tercapai, Menpora Erick Apresiasi Persiapan Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:03 WIB

Satgas Galapana DPR RI Ungkap Empat Masalah Utama Penanganan Bencana Sumatra

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:59 WIB

Pemerintah Siap Luncurkan Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahap II oleh Kementerian PU di 104 Lokasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:52 WIB

Diduga Praktik Keuangan Mencekik, PT Jaya Lestari Lisindo Prima Tetap Tagih Rp2,28 Juta Meski Utang Sudah Diangsur 5 Kali.

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:49 WIB

Dugaan Mark Up Dana Desa, Rp 1,9 Miliar Anggaran Pekon Gumukrejo 2023–2024 Mengalir di Pola Berulang Infrastruktur

Berita Terbaru

Kab Pringsewu

Bupati Pringsewu Tekankan Pelayanan Prima dan Disiplin ASN di RSUD

Senin, 12 Jan 2026 - 12:44 WIB

Nasional

Pertemuan Wamendag RI dengan Ibu Negara Pakistan

Senin, 12 Jan 2026 - 12:01 WIB