GlobalPewartaSakti | LAMPUNG — Kondisi stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar menjadi perhatian dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung.
Sidak tersebut menyasar SPBU 2435369 dan SPBU 2135310 di wilayah Lampung Selatan serta SPBU 2335101 di Kota Bandar Lampung. Pemeriksaan dilakukan menyusul adanya informasi mengenai antrean kendaraan yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok BBM di masing-masing SPBU. Hasil pemeriksaan menunjukkan stok Pertalite, Biosolar, dan Pertamax dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
SBM Lampung II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Hizkia Reiner, mengatakan pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap jumlah stok, tetapi juga mencakup proses penyaluran BBM bersubsidi kepada konsumen.
Menurutnya, pengecekan dilakukan di pulau pengisian Pertalite dan Biosolar. Langkah tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan, termasuk kesesuaian antara QR Code dengan nomor polisi kendaraan.
“Dilakukan pengecekan terhadap penyaluran di pulau Pertalite dan Biosolar untuk memastikan penyaluran sudah sesuai antara QR Code dan plat nopol kendaraan,” ujar Hizkia Reiner.
Sementara itu, antrean kendaraan yang mengisi Pertalite masih terpantau kondusif. Kendaraan tetap berada di dalam area SPBU dan kondisi stok dinilai masih memadai.
Berbeda dengan Pertalite, antrean kendaraan untuk mendapatkan Biosolar terlihat lebih panjang hingga mencapai bahu jalan. Meski demikian, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan karena petugas marshall melakukan pengaturan kendaraan di sekitar SPBU.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Lampung, Budhi Darmawan, turut memastikan kondisi pasokan BBM di SPBU yang diperiksa masih berjalan dengan baik.
Supply Biosolar dan Pertalite ke SPBU-SPBU tersebut juga disebut berjalan lancar. Dengan kondisi pasokan yang terus terjaga, pemerintah berharap stok BBM bersubsidi tidak mengalami kekosongan.
Sidak ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses BBM dengan pelayanan yang tertib. Pemeriksaan terhadap stok dan mekanisme penyaluran juga penting untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
Dengan stok yang dinilai aman dan pasokan yang tetap berjalan lancar, masyarakat di Lampung diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Pertalite maupun Biosolar di SPBU yang menjadi lokasi pemeriksaan. (NdH)







