Menteri Kehutanan RI Raja Juli Kunjungi Way Kambas, Kick Off Pembangunan Pembatas TNWK untuk Atasi Konflik Satwa dan Manusia

- Editorial Team

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Timur (GPS) – Kunjungan Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dalam rangka silaturahmi Idul Fitri 1447 H sekaligus kick off pembangunan pembatas Taman Nasional Way Kambas berlangsung khidmat di Rumah Sakit Gajah PLG, Kecamatan Labuhan Ratu, Kamis (26/03/2026).

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Jajaranya, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, jajaran Forkopimda Lamtim, Pangdam XXI Radin Inten, serta Kapolda Lampung, kepala balai TNWK, kepala BPDAS, para Kepala OPD, para Camat, Para kepala desa penyangga TNWK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perhatian besar dari pemerintah pusat terhadap Kabupaten Lampung Timur, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan di kawasan Way Kambas.

Baca juga:  Pemkab Lampung Timur Gelar Rapat Fasilitasi Pengusaha Tapioka dan Petani Ubi Kayu Bersama Gubernur Lampung

 

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kehadiran Bapak Menteri dan jajaran memberikan energi baru bagi Lampung Timur menuju era baru, terutama dalam penguatan program konservasi,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa pembangunan pembatas taman nasional menjadi harapan besar masyarakat, khususnya bagi 38 desa penyangga dan 15 desa terdampak yang selama ini berhadapan langsung dengan konflik satwa liar.

 

Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

 

“Dengan adanya pembatas ini, kami berharap konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir, sehingga masyarakat bisa hidup lebih aman dan nyaman serta berdampak pada peningkatan ekonomi,” tambahnya.

 

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan bahwa konflik antara manusia dan gajah di kawasan Way Kambas telah berlangsung selama puluhan tahun dan membutuhkan solusi menyeluruh.

Baca juga:  Polsek Batanghari Ungkap Praktik Prostitusi Terselubung di Desa Banarjoyo

 

Ia menjelaskan, usulan awal pembangunan pembatas hanya sepanjang 11 kilometer, namun mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto hingga disetujui pembangunan sepanjang lebih dari 100 kilometer.

 

“Ini bentuk perhatian luar biasa dari pemerintah pusat. Kita ingin konflik yang sudah berlangsung lama ini dapat diselesaikan secara tuntas, sehingga konservasi tetap terjaga dan masyarakat bisa hidup dengan tenang,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Gubernur optimistis bahwa Taman Nasional Way Kambas akan menjadi salah satu taman nasional terbaik di Indonesia jika program ini berjalan dengan baik dan didukung oleh seluruh pihak.

 

Di sisi lain, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pendekatan baru diperlukan untuk menyelesaikan konflik yang telah terjadi sejak tahun 1983 tersebut.

 

Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak ingin terus menggunakan cara lama yang terbukti belum efektif.

Baca juga:  Operasi Pasar murah Marga Sekampung Bupati Ela, Apresiasi Antusias Masyarakat yang hadir

 

“Kita harus berpikir out of the box. Jika cara yang sama terus dilakukan, maka hasilnya akan tetap sama. Konflik tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

 

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan membangun pembatas taman nasional dengan teknologi dan kajian terbaik, termasuk studi dari berbagai negara seperti India dan Afrika, guna memastikan efektivitas dalam mencegah konflik antara manusia dan gajah.

 

Pembangunan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan konservasi di Lampung Timur sekaligus menciptakan keseimbangan antara perlindungan satwa liar dan kesejahteraan masyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dalam suasana Idul Fitri, memperkuat silaturahmi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, serta komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar kawasan konservasi.(*)

Berita Terkait

Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Ela Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur
Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai
Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
Lima Kepala Desa PAW Resmi Dilantik, Bupati Ela Tekankan Kepemimpinan sebagai Pelayan Masyarakat
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026, Perkuat Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla
Motor Di Parkir Depan Rumah Lenyap, Pelaku Curanmor Di Labuhan Maringgai Di Bekuk Polisi
Sekda Lamtim Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Birokrasi Adaptif dan Inovatif

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Berita Terbaru