Lima Kepala Desa PAW Resmi Dilantik, Bupati Ela Tekankan Kepemimpinan sebagai Pelayan Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Timur (GPS) – Lima kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Kabupaten Lampung Timur resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Aula Kantor Kecamatan Labuhan Ratu, Rabu (2/9/2026).

 

Kelima kepala desa tersebut berasal dari Desa Labuhan Ratu IV Kecamatan Labuhan Ratu, Desa Tulung Pasik Kecamatan Mataram Baru, Desa Buana Sakti Kecamatan Batanghari, Desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nuban, serta Desa Sidomulyo Kecamatan Sekampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mereka yang dilantik yakni Sohibur Rohman sebagai Kepala Desa Labuhan Ratu IV, Syarifudin sebagai Kepala Desa Tulung Pasik, Sukatno sebagai Kepala Desa Buana Sakti, Haidir sebagai Kepala Desa Bumi Jawa, dan Sri Lasmi Gumilang sebagai Kepala Desa Sidomulyo.

 

Pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan anggota DPRD Lampung Timur Evanti, Asisten I Zainuddin, Kadis PMD, serta Camat Labuhan Ratu, Camat Batanghari, Camat Sekampung, Camat Batanghari Nuban dan Camat Mataram Baru.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah mengingatkan para kepala desa yang baru dilantik bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar sebuah kedudukan, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga:  Dugaan Mark Up Dana Desa, Rp 1,9 Miliar Anggaran Pekon Gumukrejo 2023–2024 Mengalir di Pola Berulang Infrastruktur

 

Ela menjelaskan, pelaksanaan PAW kepala desa sempat mengalami penundaan karena adanya moratorium dari Kementerian Dalam Negeri. Setelah moratorium tersebut dicabut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui perangkat terkait bergerak cepat untuk memproses pelaksanaan PAW di sejumlah desa.

 

“Alhamdulillah, surat kembali hadir bahwa moratorium untuk PAW kepala desa dengan berbagai kondisi yang ada di desa masing-masing sudah dicabut. Dinas PMD kemudian dengan gesit melakukan proses PAW di masing-masing desa,” ujar Ela.

 

Menurutnya, para kepala desa yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan kondisi pemerintahan dan masyarakat di wilayah masing-masing. Setiap desa memiliki karakter, persoalan, serta kearifan lokal yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang sesuai.

 

Ia juga mendorong para kepala desa baru untuk belajar dan berbagi pengalaman dengan kepala desa yang telah lebih dahulu menjalankan pemerintahan desa.

 

“Silakan berbagi pengalaman, berbagi ilmu. Yang penting jangan berbagi pasangan,” ujar Ela disambut suasana hangat para tamu undangan.

 

Ela menekankan pentingnya membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, hingga berbagai kelompok dan komunitas yang ada di desa.

Baca juga:  Tiga Sopir dan Operator Excavator Tertangkap Judi Kartu Saat Ramadan

 

Menurutnya, kepala desa tidak boleh menutup diri karena pemimpin sejatinya adalah pelayan masyarakat.

 

“Pemimpin adalah pelayan masyarakat. Pemimpin bukan untuk senang-senang, bukan untuk foya-foya, dan bukan untuk memperlihatkan kekuasaan. Pemimpin harus seperti ilmu padi, semakin tinggi semakin menunduk, semakin melayani dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

 

Bupati juga mengingatkan agar kepala desa dalam menjalankan pemerintahan senantiasa berpegang teguh pada aturan. Ia meminta seluruh kepala desa menjauhkan diri dari praktik nepotisme, kolusi, korupsi maupun subjektivitas yang berlebihan dalam mengambil kebijakan.

 

“Ada aturan main, ada undang-undang, ada peraturan daerah, ada peraturan desa. Semuanya ada rel yang harus kita ikuti,” katanya.

 

Di sisi lain, Ela memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mengikuti proses demokrasi dalam pemilihan kepala desa PAW. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak boleh menjadi alasan untuk memutus hubungan sosial di tengah masyarakat.

 

Baca juga:  Merasa ditipu, Rowi Warga Raja Basa Batang Hari Lapor Polisi.

“Yang terpilih bukan berarti yang lain jelek atau kalah. Mereka yang belum terpilih tetap harus menjadi mitra strategis ke depan,” ujarnya.

 

Ia berharap kepala desa terpilih mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan dalam proses pemilihan sebelumnya.

 

“Siap berkolaborasi, siap mengayomi, siap melayani. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak dilayani,” pesan Ela.

 

Bupati juga meminta para camat, perangkat desa, serta keluarga dan pendamping kepala desa turut memberikan dukungan selama menjalankan amanah. Pendampingan tersebut dinilai penting agar kepala desa dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

 

“Kita dampingi perjuangannya, lahir dan batin, supaya bisa menjadi pelayan masyarakat,” pungkasnya.

 

Pelantikan lima kepala desa PAW ini diharapkan menjadi awal baru bagi pemerintahan desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta mempercepat pembangunan sesuai kebutuhan masing-masing desa.

 

Dengan kepemimpinan baru, masyarakat di lima desa tersebut diharapkan mendapatkan pelayanan pemerintahan yang semakin dekat, responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Berita Terkait

Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Ela Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur
Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai
Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026, Perkuat Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla
Motor Di Parkir Depan Rumah Lenyap, Pelaku Curanmor Di Labuhan Maringgai Di Bekuk Polisi
Sekda Lamtim Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Pemkab dan DPRD Lampung Timur Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan yang Berkelanjutan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 08:24 WIB

SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail

Rabu, 9 September 2026 - 06:50 WIB

Peduli Dampak Debu Vulkanik, SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan Bagikan Masker dan Makanan kepada Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Peduli Warga Tertimpa Musibah, Bantuan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli Disalurkan kepada Korban Rumah Roboh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Ketua DPC PWRI Lampung Selatan Sampaikan Dirgahayu ke 81 : Pers Memiliki Tanggung Jawab Moral untuk Ikut Menjaga Persatuan Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan Bersama HIPMI dan SPPG Kunjungi UMKM Petani Sayuran di Way Kalam

Berita Terbaru