Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan di 492 Lokasi di Tanah Air

- Editorial Team

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Pemerintah terus memperkuat strategi penanganan dampak El Niño dan musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia untuk menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian. Hingga 5 Agustus 2026, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penanganan kekeringan pada 492 lokasi di seluruh Indonesia.

Dari 492 lokasi tersebut, sebanyak 105 lokasi merupakan area sawah seluas 22.210 hektare yang ditangani untuk menjaga produktivitas pertanian. Sementara itu, 387 lokasi merupakan kawasan permukiman untuk melayani kebutuhan air bersih bagi 155.228 jiwa. Dari keseluruhan lokasi, sebanyak 442 lokasi telah selesai ditangani dan 50 lokasi masih dalam proses.

Baca juga:  Jaksa Adalah Navigator Utama Transformasi Hukum Pidana Nasional Pasca Berlakunya KUHP dan KUHAP Baru

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan sehingga penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Dody seperti dikutip dari laman Kementerian PU pada Jumat (07/08/2026).

Baca juga:  Menpora Dito Rapat Bareng Menpora Malaysia, Pastikan Kesuksesan Latihan Pestapora di Negeri Jiran

Penanganan tersebut dilakukan melalui berbagai langkah darurat, baik untuk sektor pertanian maupun permukiman. Di sektor pertanian, upaya meliputi pemompaan air dari sungai ke areal sawah, normalisasi saluran irigasi utama dan sekunder, perbaikan saluran tersier, pemasangan sandbag, optimasi saluran, serta pemasangan pipa pengaliran air.

Sementara pada sektor permukiman, penanganan difokuskan pada distribusi air bersih menggunakan truk tangki, pembangunan sumur bor, penyambungan jaringan pipa, serta kajian potensi sumber air. Pemerintah juga menyiagakan peralatan, pompa bergerak, armada tangki air, serta balai Kementerian PU di seluruh Indonesia untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat sesuai kebutuhan lapangan.

Baca juga:  Setjen DPR RI Perkuat Sinergi Akademisi lewat Penataran Keparlemenan HTN dan HAN

Selain penanganan darurat, Kementerian PU juga terus melakukan pemantauan kondisi sumber daya air dan pengaturan operasi bendungan secara adaptif untuk menjaga ketersediaan air baku, irigasi, dan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, pemerintah juga memanfaatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada kondisi tertentu. Salah satunya dilaksanakan di Bendungan Jatiluhur pada 30 Juli 2026 sebagai langkah mitigasi tambahan untuk menjaga ketersediaan air di wilayah layanan bendungan.(*)

 

 

Sumber : (Humas KemenPU/DND – Humas Kemensetneg)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung
Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC
Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB