Hadiri Stand Up Against Bullying di SMAN 3 Jakarta, Menpora Erick Pesan Para Siswa Harus Saling Menyayangi dan Respek

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri acara Stand Up Against Bullying di SMAN 3 Jakarta, Jalan Taman Setia Budi II Nomor 1, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (14/11) pagi.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Dalam acara yang merupakan upaya pencegahan dini bullying atau perundungan ini, Menpora Erick memberikan sambutan dan amanatnya kepada para siswa kelas 10 hingga 12 SMAN 3 Jakarta yang hadir di lapangan. Khususnya terkait dampak negatif perilaku perundungan.

 

 

 

 

“Di keluarga saya, saya diajari oleh almarhum Bapak Saya, Haji Muhammad Thohir, kalau kakak harus sayang adik, itu prinsipnya. Kakak kelas harus sayang adik kelas, adik kelasnya harus respek sama kakak kelasnya. Setuju?” pesan Menpora kepada para siswa.

 

 

 

 

Menpora Erick lantas bertanya kepada para siswa, siapa saja yang pernah dirundung dan merundung. Dari jawaban para siswa, Menpora bersyukur dan bangga situasi di SMAN 3 terbilang kondusif dan belum ditemukan kasus perundungan. Apalagi Menpora Erick merupakan lulusan dari sekolah ini.

Baca juga:  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.

 

 

 

 

Menpora berkisah, sebagai lulusan SMAN 3, dahulu juga pernah dirundung. Kala itu Menpora Erick aktif bertanding olahraga bola basket.

 

 

 

 

“Waktu itu bertanding kelas satu dan kelas tiga di lapangan itu. Ya kami sebagai adik kelas main basketnya tidak seperti main basket, tetapi sudah seperti tarkam. Main basket berdarah-berdarah,” kenang Menpora Erick.

 

 

 

 

Perundungan itu, imbuh Menpora, merupakan realitas yang terjadi di sekolah. Namun demikian, Menpora Erick membuktikan diri bisa bangkit dari perundungan yang dialami tatkala bermain bola basket tersebut.

 

 

 

 

“Saya tetap bermain sampai di akhir game. Kakak-kakak kelas menghampiri saya, mereka bilang ‘kamu hebat, kamu tidak takut’. Jadi siapa pun yang mem-bully, jangan pernah bangga. Siapa pun yang di-bully, harus berani bangkit,” tegas Menpora.

 

 

 

 

Secara pribadi Menpora Erick bangga menjadi bagian keluarga besar SMAN 3. Pasalnya di sekolah ini dirinya dididik untuk menjadi pemimpin, untuk berempati, dan mengerti bagaimana arti persahabatan.

 

 

 

 

Baca juga:  Diskominfotiksan Pesawaran Perkuat Kualitas Data melalui Bimtek Rekomendasi Statistik dan Metadata Statistik 2025

Karena itu Menpora berharap program-program positif yang ada di sekolah harus didorong secara nyata. Menurut Menpora Erick, salah satu kegagalan program sekolah karena tidak menyentuh para siswa secara langsung.

 

 

 

 

“Undang-undang di Indonesia mengajarkan usia muda itu dalam rentang 16 sampai 30 tahun. Saya sebagai Menteri berusaha supaya usia muda itu harus dimulai dari usia 14 tahun,” tutur Menpora.

 

 

 

 

Disampaikan Menpora Erick, pemuda rentang usia 14 sampai 19 tahun memiliki isu yang berbeda dengan pemuda yang usia 20 sampai 25 tahun. Isu pada pemuda Usia 25 dan 30 tahun pun juga berbeda.

 

 

 

 

“Isunya berbeda. Isu mental health-nya beda. Isu kepemimpinannya beda. Ini yang harus kita mulai rajut,” sebut Menpora.

 

 

 

 

Maka dari itu Menpora Erick dengan kerendahan hati kembali meminta para kakak kelas untuk menyayangi adik kelasnya, sementara para adik kelas bisa menghormati kakak-kakak kelasnya. Kata Menpora, tidak ada yang bisa dibanggakan dari mereka yang suka merundung. Sementara untuk mereka yang dirundung tidak perlu takut, harus berani berbicara menyampaikan apa yang terjadi.

Baca juga:  Legislator Dukung Menaker Yassierli Tindak Tegas Perusahaan Nakal Soal TKA

 

 

 

 

“Bully itu banyak yang lewat sosial media, banyak juga dengan kata-kata. Hadapi. Seperti saya sampaikan tadi, saya pernah dibuli, saya hadapi. Banyak teman di sekitar kita yang berani bicara juga. Jangan takut, kalian tidak sendirian,” pesan Menpora Erick.

 

 

 

 

“Tentu kepada para senior, saya harapkan jadilah kakak yang baik. Karena ingat, ketika kalian kembali ke masyarakat, kalian akan hadapi yang lebih berat. Siap atau tidak,” sambung Menpora.

 

 

 

 

Dalam hal ini, Menpora Erick menyebut pembangunan karakter menjadi penting. Para pemuda Indonesia, khususnya siswa-siswi SMAN 3 harus menjadi pemuda-pemudi yang gigih, siap bersaing, siap meningkatkan kemampuan. Selain itu juga harus jadi pemuda yang empati empati kepada orang tua.

 

 

 

 

“Kita tidak mungkin jadi orang baik kalau tidak punya empati yang baik dengan keluarga. empati kepada orang tua, empati kepada lingkungan, empati kepada alam,” pungkas Menpora.(*)

 

 

 

 

Sumber : Kemenpora RI

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Berita Terbaru