Ultrajaya Perkuat Produksi Susu UHT, Kemenperin Pastikan Kesiapan Industri Dukung Program MBG

- Editorial Team

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memastikan kesiapan industri pengolahan susu nasional dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya melalui peningkatan kapasitas produksi dan penerapan teknologi industri 4.0. Kesiapan tersebut tercermin dari investasi baru PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk senilai Rp 1,14 triliun untuk memperkuat pasokan susu UHT bagi program MBG.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa industri pengolahan susu memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah.

“Industri pengolahan susu nasional harus mampu menjawab kebutuhan program MBG, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, maupun keberlanjutan pasokan bahan baku. Pemerintah memacu industri untuk terus berinvestasi dan bermitra dengan peternak dalam negeri,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta (24/1).

Salah satu bentuk kesiapan yang dilakukan oleh PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company melalui pengoperasian pabrik barunya di Kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, sejak 8 Desember 2025. Pabrik tersebut memiliki tiga lini produksi susu UHT dengan kemasan 125 ml dan 200 ml yang dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program MBG. Penambahan lini produksi ini baru direncanakan pada bulan Maret 2026.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika turut menyampaikan bahwa pabrik Ultrajaya juga telah menerapkan teknologi industri 4.0. “Penerapan teknologi industri 4.0 terbukti dapat meningkatkan efisiensi, menghemat energi, meningkatkan produktivitas dan daya saing, serta menjaga kualitas produk,” ujarnya.

Baca juga:  Komisi VII Soroti Percepatan dan Dampak Sosial Pembangunan KEK Batang

Teknologi yang diterapkan antara lain Automated Guided Vehicle (AGV), autopilot forklift, Manufacturing Execution System (MES), serta sistem manajemen gudang berbasis Automated Storage and Retrieval System (ASRS). Selain itu, pabrik tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas pengolahan limbah cair melalui Waste Water Treatment Plant (WWTP) dengan sistem ultrafiltration, yang memungkinkan sebagian besar limbah cair didaur ulang dan dimanfaatkan kembali dalam proses produksi.

Sementara dari sisi hulu, untuk memastikan pasokan bahan baku susu segar, PT Ultrajaya tengah mengelola dua peternakan sapi perah di Bandung dan Sumatera Utara dengan total populasi sekitar 7.000 ekor sapi perah, serta berencana menambah investasi untuk 4.000 ekor sapi perah guna memperkuat pasokan susu segar dalam negeri.

Baca juga:  Enam WNI Wafat dalam Kecelakaan Bus di Makkah-Madinah, Fikri Faqih Berduka dan Beri Catatan

Ke depan, Kemenperin akan terus mendorong PT Ultrajaya untuk meningkatkan pemanfaatan susu segar dalam negeri dalam rangka memenuhi target program MBG, sekaligus mengajak perusahaan untuk mengikuti seleksi National Lighthouse Industry 4.0 sebagai percontohan industri pengolahan susu berbasis teknologi dan otomasi

Sebelumnya, Kemenperin telah melaksanakan program digitalisasi di Tempat Penampungan Susu (TPS) untuk menjaga kualitas, kandungan protein, dan kandungan kesegaran susu segar. Melalui penguatan investasi, penerapan teknologi digital, serta sinergi dengan peternak dan koperasi susu, Kemenperin optimistis industri pengolahan susu nasional dapat mendukung ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, dan menyukseskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.(*)

 

 

Sumber : Kemenperin RI

Berita Terkait

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 
Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi
Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik
Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics
Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan
Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik
Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics

Senin, 26 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:16 WIB

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Senin, 26 Januari 2026 - 11:38 WIB

Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terbaru