Bertemu PTRI, DPR Tegaskan Konsistensi Dukung Palestina di Forum Internasional

- Editorial Team

Senin, 16 Desember 2024 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com |  NASIONAL (GPS) – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera mendorong Swiss agar segera mengadakan Konferensi untuk Palestina terkait Konvensi Jenewa ke-4. Hal itu lantaran Swiss merupakan Negara Depositary yang diberikan mandat untuk bertindak atas nama High Contracting Parties Hukum Humaniter Internasional.

 

Dorongan tersebut merupakan bentuk dukungan BKSAP terhadap upaya Perwakilan Tetap RI (PTRI) di Jenewa, yang sedang berjuang agar Konvensi Jenewa ke-4 dapat diterapkan untuk Palestina. Hal ini disampaikan Mardani saat BKSAP DPR RI melakukan pertemuan dengan PTRI di Jenewa, Swiss, Kamis (12/2/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, diketahui bahwa pembahasan mengenai Palestina menjadi salah satu substansi yang didiskusikan pada pertemuan antara BKSAP dengan PTRI. Konvensi Jenewa ke-4 sendiri merujuk pada larangan penyiksaan dan perlakuan atau hukuman yang tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia.

Baca juga:  Wamenkes Ajak IDI Perkuat Kemitraan dan Pemerataan Dokter di Seluruh Indonesia

 

Konvensi itu juga mengharuskan Israel sebagai negara yang melakukan pendudukan untuk melindungi masyarakat sipil. Mardani Ali Sera menjelaskan bahwa upaya PTRI tersebut penting, sebagai bagian dari upaya Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina di forum internasional.

 

“Sebagai pelaksana diplomasi parlemen, BKSAP konsisten mendukung diplomasi Indonesia untuk Palestina. Kami juga akan menguatkan diplomasi negara yang dijalankan oleh eksekutif, melalui jalur diplomasi parlemen di organisasi-organisasi internasional, dimana DPR menjadi anggota, khususnya yang terkait dengan kepentingan nasional strategis Indonesia,” ujar Mardani.

Baca juga:  Pemerintah Pekon Gadingrejo Utara Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Kurang Mampu

 

Pertemuan BKSAP dengan PTRI dilaksanakan sebagai bagian dari agenda penguatan diplomasi parlemen DPR RI untuk periode 2024-2029, khususnya dalam rangka merealisasikan diplomasi parlemen yang berdaya, berdampak, dan berpengaruh. Isu Palestina akan kembali menjadi fokus BKSAP di forum internasional, khususnya yang menekankan pada batas wilayah, hak untuk kembali bagi rakyat Palestina, status pengungsi dan akses ke air bersih.

 

Pada pertemuan tersebut, Wakil Tetap RI di PBB dan organisasi internasional, Febyan Ruddyard memberikan sejumlah masukan dan informasi terkini terkait dengan diplomasi Indonesia. Salah satu masukan yang diberikan adalah perlunya BKSAP untuk hadir lebih rutin, dalam sidang-sidang internasional, untuk turut mengawal isu sejak tahap negosiasi dan menangkap sentimen parlemen negara lain terhadap isu tersebut.

Baca juga:  Presiden Prabowo Subianto Disambut Hangat Raja dan Ratu Thailand di Amphorn Royal Palace

 

Pertemuan BKSAP dengan PTRI juga dihadiri oleh Wakil Ketua BKSAP Hussein Fadluloh (Fraksi Partai Gerindra) dan Bramantyo Suwondo (Fraksi Partai Demokrat), serta Anggota BKSAP DPR RI,  yaitu Trinovi Khairani (Fraksi Partai Golkar), Amelia Anggraini (Fraksi Partai NasDem), Syahrul Aidi Maazat (Fraksi PKS), Hilarry Brigitta Lasut (Fraksi Partai Demokrat) serta Surya Utama (Fraksi PAN). (*)

 

 

 

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Dialog Akhir Tahun dan Tutup Kas Tahun Anggaran 2025, Menkeu Purbaya Apresiasi Kinerja Jajaran Kementerian Keuangan
Dorong Pemerintah Bangun Diplomasi Internasional Sawit Indonesia
Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan
Menteri Perdagangan pada Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan
BPA Hibahkan 2 Unit Kapal FBST kepada Gubernur Sulawesi Utara
Wamenkeu Thomas Tinjau Kinerja KPPN Jakarta III dan VII Jelang Akhir Tahun Anggaran
Pertemuan Wamendag RI dengan Dubes Pakistan untuk Indonesia
Sebagian Besar Daerah Terdampak Masuki Fase Rehabilitasi, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:27 WIB

Dialog Akhir Tahun dan Tutup Kas Tahun Anggaran 2025, Menkeu Purbaya Apresiasi Kinerja Jajaran Kementerian Keuangan

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:20 WIB

Dorong Pemerintah Bangun Diplomasi Internasional Sawit Indonesia

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:37 WIB

Menteri Perdagangan pada Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:30 WIB

BPA Hibahkan 2 Unit Kapal FBST kepada Gubernur Sulawesi Utara

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:18 WIB

Wamenkeu Thomas Tinjau Kinerja KPPN Jakarta III dan VII Jelang Akhir Tahun Anggaran

Senin, 29 Desember 2025 - 09:49 WIB

Pertemuan Wamendag RI dengan Dubes Pakistan untuk Indonesia

Senin, 29 Desember 2025 - 09:39 WIB

Sebagian Besar Daerah Terdampak Masuki Fase Rehabilitasi, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Senin, 29 Desember 2025 - 09:32 WIB

Firman Soebagyo: Hilirisasi Jadi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

LAMPUNG

1.256 Personel Polda Lampung Naik Pangkat

Rabu, 31 Des 2025 - 11:59 WIB

Kab Tulang Bawang Barat

Perkuat Birokrasi, Pemkab Tubaba Angkat 2.227 PPPK Paruh Waktu di Penghujung 2025

Rabu, 31 Des 2025 - 11:49 WIB