Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Pemerintah terus mendorong pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Komitmen tersebut telah dilakukan sejak hari pertama bencana melalui upaya pembukaan sejumlah ruas jalan dan jembatan yang terdampak.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto pada rapat penanganan bencana gempa bumi di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Rabu (26/08/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi mulai hari pertama, hari Sabtu itu, sesuai dengan bimbingan Pak Kepala BNPB, kami buka semua jalan nasional, Pak,” ucap Dody.
Menurut Dody, melalui langkah cepat pemerintah, seluruh jalan dan jembatan nasional yang sebelumnya tertutup longsor akibat gempa kini telah kembali dapat digunakan. Kondisi tersebut mendukung konektivitas wilayah sekaligus memperlancar penyaluran bantuan logistik ke daerah terdampak bencana.
“Alhamdulillah hal yang kedua itu, semua jalan nasional dan jembatan nasional sudah berfungsi normal, Pak,” tuturnya.
Selain itu, Dody menjelaskan bahwa jajarannya telah memetakan sejumlah lokasi rawan longsor untuk diwaspadai. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi berkelanjutan di tengah kondisi gempa susulan yang masih terjadi.
“Memang karena getaran masih terus terjadi, disampaikan oleh Kepala BNPB, ada 143. Jadi titik-titik yang memang selama ini itu kita tandai sebagai titik-titik yang lawan longsor, kita tetap tempatkan eskavator, sehingga begitu ada longsor, kita langsung dipinggirkan semua longsor-longsorannya sehingga situasi manusia tidak terganggu,” jelasnya.
Terkait pemulihan jembatan yang terdampak, Menteri PU menuturkan bahwa hal tersebut juga menjadi salah satu prioritas pemerintah. Menurut Dody, pemulihan fungsi jembatan menjadi penting untuk mendukung penyaluran bahan bakar minyak (BBM) sejak hari pertama bencana.
“Hari kedua, alhamdulillah, jembatan sudah bisa fungsional, Pak. Memang harus lewat satu-satu per satu, Pak. Karena jembatannya sampai detik ini pun masih belum terlalu fungsional. Tapi kita sudah tes, sampai dengan BBM 20 ton, alhamdulillah emang masih bisa tidak goyang lagi, Pak, jembatan ini,” jelasnya.
Selain pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan, Menteri PU menuturkan bahwa pemerintah juga mendorong pemulihan infrastruktur penyediaan air minum. Menurut Dody, pihaknya telah melakukan verifikasi dan perbaikan secara bertahap agar masyarakat dapat kembali memperoleh akses terhadap air bersih.
“Di samping jalan yang memang sudah lama kita preservasi, juga kebutuhan mendasar air, akan kita utamakan, Pak, sesuai dengan arahan Bapak, bahwa di mana pun masyarakat kita, tidak boleh satu pekerjaan kita tinggalkan,” pungkasnya.(*)
Sumber : (BPMI Setpres)







