Indonesia-Swiss Perkuat Kerja Sama Pendidikan Vokasi, Pariwisata, Hingga Mitigasi Bencana

- Editorial Team

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss yang telah mencapai usia 75 tahun, menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan kedua negara. Dalam pertemuan antara Wakil Ketua BKSAP (Badan Kerja Sama Antar-Parlemen) Bramantyo Suwondo dengan Duta Besar Swiss H.E. Oliver Zehnder, keduanya berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara.

 

“Ini adalah momentum yang sangat baik dan oleh karenanya kita juga ingin memperkuat momentum ini dengan kita juga mempertemukanlah antara sisi Parlemen Indonesia dan Parlemen Swiss,” kata Bramantyo kepada Parlementaria, usai pertemuan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya didukung oleh hubungan government to government, tetapi juga parliament to parliament, hingga people to people.

 

Baca juga:  Marak Bendera One Piece, Mardani: Selama Tidak Ada Unsur Kriminal, Enjoy Saja!

Penguatan Pendidikan Vokasi

 

Bramantyo menyoroti potensi besar kerja sama di bidang pendidikan vokasi. Indonesia ingin belajar dari Swiss yang memiliki kurikulum serta keterkaitan kuat antara dunia usaha dengan pendidikan vokasi. Ia berharap, pertukaran pelajar dan penguatan pendidikan vokasi dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan industri, dan menjawab tantangan kesulitan mendapatkan pekerjaan di masa depan.

 

“Kita ingin belajar di sana (dari Swiss), sehingga kita waktu meramu kurikulum maupun kebijakan pendidikan vokasi ini semakin lebih baik lagi, sehingga stakeholder dari dunia industri ini sangat satisfied-lah dengan produk-produk dari pendidikan vokasi,” jelas Bramantyo.

 

Peningkatan Kunjungan Pariwisata

 

Sektor pariwisata juga menjadi fokus pembahasan antara kedua negara. Selama ini, telah terjadi peningkatan wisatawan Indonesia ke Swiss. Melihat hal tersebut, Bramantyo berharap kunjungan turis Swiss ke Indonesia juga kian meningkat. Kedutaan Swiss-pun diketahui berencana mengadakan event pariwisata tahun ini atau tahun depan untuk mempertemukan stakeholder dari kedua negara.

Baca juga:  Standardisasi Jadi Komitmen Komisi VII Hadirkan Pedoman Pembentukan Desa Wisata

 

Selain itu, Indonesia juga ingin belajar soal manajemen pariwisata dengan Swiss, terutama dalam menjaga keasrian alam dengan tetap meraih manfaat ekonomi dari kekayaan tersebut. Swiss diketahui selama ini memiliki manajemen pariwisata yang baik. Selain itu, Swiss pun ingin belajar bagaimana Indonesia mengelola keberagaman budaya yang luar biasa.

 

“Bagaimana mereka tetap menjaga keasrian alamnya tapi juga mendapatkan efek positif dari ekonomi suatu turisme,” kata Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

 

Pencegahan Bencana

 

Baca juga:  Rencana ID Food Gadaikan Aset BUMN untuk Peroleh Pinjaman Bank Berisiko Tinggi

Sementara itu, dalam hal pencegahan bencana, Indonesia akan memperkuat kerja sama tersebut dengan belajar teknologi dan keahlian dalam meminimalisir risiko bencana alam dari Swiss. Indonesia, dengan mayoritas populasi muda, ingin membuka jembatan bagi anak muda untuk belajar teknologi penanggulangan bencana lebih dalam di Swiss. Teknologi tersebut diharapkan nantinya dapat dikembangkan sendiri dengan melihat potensi dan kondisi alam Indonesia.

 

“Karena setiap gempa atau bencana alam juga pasti unik. Apa yang terjadi di Jepang dan Indonesia ataupun di tempat lainnya pasti akan ada perbedaan. Walaupun memang ada gempa, ada tsunami itu kelihatannya sama tapi kan ada perbedaan. Nah disitulah yang tetap ada kekhususan ataupun kekhasan tersendiri yang terjadi di Indonesia,” tutupnya.(*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi dan Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Rabu, 9 September 2026 - 11:59 WIB

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan

Rabu, 9 September 2026 - 11:48 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 September 2026 - 10:30 WIB

Warga Menuding Ada Udang di Balik Batu Terkait Dugaan Limbah Pabrik PT BPK Desa Nadung

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Dua Kali Mangkir, Pria di Pringsewu Di Jemput Paksa Polisi Terkait Dugaan Penggelapan Truk

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Senin, 7 September 2026 - 11:57 WIB

Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Senin, 7 September 2026 - 11:47 WIB

Pembagian Masker Untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:48 WIB