Kemenpora Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dalam Pembangunan Kepemudaan di Kalbar

- Editorial Team

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Yohan, menghadiri dan memberikan materi pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program dan Kegiatan Bidang Kepemudaan dan Olahraga se-Kalimantan Barat Tahun 2025–2027 di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Prov Kalimantan Barat, Selasa (10/2).

 

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, sebagai forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, perencanaan, serta pelaksanaan program kepemudaan antara pemerintah pusat dan daerah.

 

Dalam paparannya, Deputi Yohan menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan dan program kepemudaan berbasis data, khususnya melalui pemanfaatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sebagai instrumen utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan kepemudaan di daerah. Deputi menyampaikan bahwa pembangunan pemuda tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi lintas sektor dan lintas level pemerintahan.

 

“Pembangunan pemuda harus dirancang secara terencana, terukur, dan berkelanjutan, dengan menjadikan IPP sebagai rujukan bersama. Dengan demikian, intervensi program yang dilakukan pemerintah daerah benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan pemuda di wilayah masing-masing,” ujar Deputi Yohan.

Baca juga:  Indonesia Tegaskan Komitmen Dorong Ekosistem Kekayaan Intelektual Inklusif dan Berkelanjutan di Sidang WIPO ke-66

 

Lebih lanjut disampaikan, arah kebijakan pelayanan kepemudaan tahun 2026 difokuskan pada penguatan kualitas pemuda secara holistik, mencakup aspek pendidikan, kesehatan fisik dan mental, partisipasi dalam ketenagakerjaan, serta pencegahan perilaku berisiko. Deputi juga menyoroti tantangan aktual pemuda, seperti tingginya angka NEET, persoalan kesehatan mental, penyalahgunaan NAPZA, hingga dampak negatif transformasi digital yang memerlukan respons kebijakan yang adaptif dan kolaboratif.

 

Dalam konteks perencanaan daerah, Deputi menekankan urgensi penyusunan dan penguatan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan yang selaras dengan Rencana Aksi Nasional (RAN), RPJMN 2025–2029, serta arah pembangunan jangka panjang nasional. Pemerintah daerah diharapkan mampu melakukan pemetaan potensi dan isu kepemudaan secara komprehensif, melibatkan pemuda sebagai subjek pembangunan, serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Baca juga:  Kecam Israel Serang RS RI di Gaza, Legislator Minta Pemerintah Ambil Langkah Tegas di PBB

 

Rapat koordinasi ini juga menjadi ruang dialog antara Kemenpora dan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem kepemudaan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan terwujud keselarasan program pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pemuda Kalimantan Barat sebagai bagian dari pembangunan nasional.(*)

 

 

Sumber : Kemenpora RI

Berita Terkait

Ajang Silaturahmi Kesenian Jaranan 1447 H/2026 M Berlangsung Meriah, Bupati Parosil Mabsus Apresiasi Pelestarian Budaya
Mendag Tinjau Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar Minggu, Jakarta
Negara Abaikan Amanat Konstitusi, Firman Soebagyo Usulkan RUU Perlindungan Guru
Presiden Prabowo Sambut Baik Peluang Kerja Sama Keamanan Indonesia – RRT
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan
Wacana WFH Satu Hari untuk Tekan Konsumsi BBM Harus Dievaluasi
Presiden Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga di Pinggir Rel
Rabu Dini Hari, Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sambut Pemudik dan Pantau Arus Balik di Pulo Gebang

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:21 WIB

Ajang Silaturahmi Kesenian Jaranan 1447 H/2026 M Berlangsung Meriah, Bupati Parosil Mabsus Apresiasi Pelestarian Budaya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mendag Tinjau Ketersediaan dan Harga Bapok di Pasar Minggu, Jakarta

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:09 WIB

Negara Abaikan Amanat Konstitusi, Firman Soebagyo Usulkan RUU Perlindungan Guru

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:40 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa lantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:08 WIB

Wacana WFH Satu Hari untuk Tekan Konsumsi BBM Harus Dievaluasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembangunan Hunian Layak bagi Warga di Pinggir Rel

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:07 WIB

Rabu Dini Hari, Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sambut Pemudik dan Pantau Arus Balik di Pulo Gebang

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:02 WIB

Pemerintah Batalkan Wacana PJJ untuk Siswa Sekolah, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal

Berita Terbaru