Ajang Silaturahmi Kesenian Jaranan 1447 H/2026 M Berlangsung Meriah, Bupati Parosil Mabsus Apresiasi Pelestarian Budaya

- Editorial Team

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | LAMPUNG BARAT (GPS) – Denting gamelan bertalu mengiringi gerak lincah para penari jaranan di Pekon Tambak Jaya, Kecamatan Way Tenong pada Sabtu (28/03/2026).

Di tengah riuh tepuk tangan masyarakat, perayaan budaya itu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kesinambungan tradisi dan eratnya persatuan.

Kemeriahan Ajang Silaturahmi Kesenian Jaranan 1447 Hijriyah/2026 Masehi ini menjadi bagian dari rangkaian panjang tradisi masyarakat Lampung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, masyarakat telah lebih dulu merayakan budaya sekura yang digelar sejak 1 hingga 7 Syawal, sebuah momentum khas yang mengandung makna kebersamaan, keterbukaan, dan persamaan derajat tanpa memandang latar belakang.

Baca juga:  Tancap Gas di Awal Tahun, Polsek Bumi Ratu Nuban Bongkar Dua Kasus Pencurian dalam Sehari

Memasuki 8 Syawal, semangat tersebut dilanjutkan melalui pertunjukan jaranan yang menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang memperkuat silaturahmi antar masyarakat Lampung Barat dari berbagai suku.

Jika sekura menghadirkan simbol kesetaraan melalui topeng yang menyamarkan identitas, maka jaranan menampilkan harmoni melalui gerak, irama, dan kekompakan para pemainnya.

Setidaknya 15 grup kesenian jaranan dari Kecamatan Sekincau, Way Tenong, dan Air Hitam turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Ribuan warga dari berbagai wilayah memadati lokasi, larut dalam suasana yang tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki kehangatan sosial.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa rangkaian budaya dari sekura hingga jaranan merupakan kekuatan besar dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Baca juga:  WORKSHOP BERKAIN BATIK DI TUBABA GAIRAHKAN PELESTARIAN BUDAYA DAN KREATIVITAS KAUM MUDA

“Atas nama Pemerintah Daerah Lampung Barat, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kebudayaan harus kita jaga dan lestarikan karena merupakan salah satu alat pemersatu bangsa,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan bahwa sekura dan jaranan bukan sekadar tradisi turun-temurun, melainkan media sosial yang efektif dalam membangun komunikasi, mempererat hubungan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah perbedaan suku, budaya, dan agama.

“Mulai dari sekura sejak 1 hingga 7 Syawal, hingga hari ini jaranan di 8 Syawal, semuanya menjadi rangkaian yang memperkuat silaturahmi. Ini adalah bukti bahwa budaya bisa menjadi alat pemersatu dan penjaga harmoni masyarakat,” tambahnya.

Baca juga:  Sidak Hari Kedua Tahun Ajaran Baru, Parosil Beri Motivasi Siswa dan Guru

Menurut Bupati Parosil, tingginya antusiasme masyarakat menjadi cerminan bahwa nilai-nilai budaya masih hidup dan relevan hingga saat ini di tengah gempuran kecanggihan tekhnologi digital.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan tradisi sebagai warisan sekaligus fondasi dalam membangun kebersamaan.

“Semangat yang tertinggal bukan hanya kegembiraan, tetapi juga kesadaran bahwa di balik setiap gerak tari dan irama musik, terdapat nilai luhur yang terus menyatukan masyarakat Lampung Barat dalam bingkai keberagaman,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Terima Seragam Sekolah Gratis, Orang Tua Wali Murid Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati , Wakil Bupati dan Pemkab Lampung Barat
Sambut HUT RI ke-81, GRIB Jaya Pringsewu Bersama FOR-JIP dan LBH Ansor Gelar Donor Darah, Santunan dan Pentas Seni
Percepat Penanganan Kasus Kekerasan, Pemkab Lampung Barat Bentuk Satgas PPA di 15 Kecamatan
Bupati Parosil Minta BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan Cepat bagi Masyarakat Lampung Barat
Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi Pertahanan Melalui Audiensi dengan Pangdam XXI/Radin Inten.
Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK dan BPD Lampung Perkuat Akses Permodalan UMKM
Resital Sekolah Seni Tubaba Angkat Tema “Pertumbuhan Kesadaran”, Wujud Perjalanan 10 Tahun Program Kebudayaan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Berita Terbaru