Komisi VII Soroti Percepatan dan Dampak Sosial Pembangunan KEK Batang

- Editorial Team

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, memberikan apresiasi terhadap percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dalam pernyataannya usai kunjungan, Erna menilai percepatan tersebut sangat luar biasa berkat dukungan kuat dari pemerintah, baik dari sisi regulasi maupun investasi.

“Saya melihat perkembangan kawasan ekonomi khusus Batang ini sungguh percepatannya luar biasa. Karena dukungan pemerintah cukup luar biasa, baik juga dari sisi aturan maupun juga investasinya ke sini,” ujar Erna usai kunjungan pada Parlementaria, Jumat (11/7/2025).

Baca juga:  Terima Kunjungan Chairman Infobank, Wamenpora Taufik Dukung AliRun Cinta Bumi 2025

Erna menyampaikan bahwa salah satu tujuan strategis pemerintah dalam mengembangkan KEK Batang adalah untuk menciptakan pemerataan pembangunan industri di Pulau Jawa. KEK Batang diharapkan menjadi solusi atas kepadatan kawasan industri di wilayah barat Jawa, dengan mendorong pergeseran pertumbuhan ke pesisir utara Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentu harapan pemerintah juga dengan adanya kawasan ekonomi khusus Batang ini, tujuannya adalah bagaimana kemudian meredistribusi dari kawasan yang padat ke kawasan yang masih memiliki potensi besar, supaya ada pemerataan pembangunan, khususnya di bidang industri,” jelasnya.

Baca juga:  Saksi Yakin Tak Ada Pembahasan Kenaikan Gaji Anggota DPR Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD

Namun demikian, Erna menegaskan bahwa aspek sosial dan keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal harus menjadi perhatian serius. Ia menyoroti potensi dampak sosial yang muncul dari transformasi lahan karet seluas 4.300 hektare menjadi kawasan industri, termasuk perubahan mata pencaharian masyarakat setempat.

“Ini menjadi concern kita semua. Jangan sampai ketika ada kawasan ekonomi khusus yang berdiri, tidak memberikan multiplier effect positif bagi masyarakat. Khususnya mereka yang sebelumnya bertani dan kini kehilangan mata pencaharian,” tegas Erna.

Ia juga mengingatkan agar KEK Batang tidak menjadi proyek yang hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan, menurutnya, harus terus memantau agar keseimbangan antara pembangunan industri dan kesejahteraan warga lokal tetap terjaga.

Baca juga:  Tertarik Ikut Seleksi Terbuka Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga? Ini Rangkaian Tahapannya

“Kita concern dan itu yang selalu kita tekankan. Beberapa anggota tadi juga memberikan masukan, pemerintah daerah juga menyampaikan hal yang sama. Karena kita melihat jumlah masyarakat yang sudah terakomodasi masih belum imbang dengan yang terdampak,” pungkas Erna.(*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik
Amin AK: Anjloknya IHSG Jadi Ujian Kepercayaan Pasar Modal Nasional
Panggil Menteri ATR, Presiden Prabowo: Perkuat Kebijakan Tata Ruang untuk Lindungi Sawah Nasional
Hasil Rapat KSSK, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal, Moneter, Sektor Keuangan Terjaga Sepanjang 2025
Adang Soroti Kesejahteraan Aparatur Kepaniteraan Pengadilan dan Optimalisasi Komisi Yudisial
Kumpulkan Menteri di Hambalang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris
Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 
Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:34 WIB

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:29 WIB

Amin AK: Anjloknya IHSG Jadi Ujian Kepercayaan Pasar Modal Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:13 WIB

Hasil Rapat KSSK, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal, Moneter, Sektor Keuangan Terjaga Sepanjang 2025

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:06 WIB

Adang Soroti Kesejahteraan Aparatur Kepaniteraan Pengadilan dan Optimalisasi Komisi Yudisial

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:58 WIB

Kumpulkan Menteri di Hambalang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:00 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Berita Terbaru