Wamenkeu Juda: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi ‘Angin dan Layar’ bagi Kapal Ekonomi Indonesia

- Editorial Team

Selasa, 28 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) –  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam acara Policy Dialogue – Kick Off program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) 2026, ia mengibaratkan kebijakan fiskal sebagai “angin” dan perbankan sebagai “layar” yang harus bekerja sama agar kapal ekonomi Indonesia mencapai tujuannya.

Dalam paparannya, Wamenkeu Juda mengungkapkan bahwa kinerja APBN pada Triwulan I 2026 menunjukkan pertumbuhan belanja yang sangat signifikan, yakni mencapai 31,4% (yoy). Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya tumbuh 1,4%.

Baca juga:  Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, Meninjau Lokasi Pembangunan Jembatan Yang Menghubungkan Daerah Khomarudin Dengan Jalan H. Ismail

“Belanja di Triwulan I sudah mencapai 21,2% dari total pagu APBN. Kami memang sengaja merubah pola pengeluaran agar lebih merata sepanjang tahun, tidak lagi menumpuk di Triwulan IV, supaya pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan lebih cepat,” ujarnya di Jakarta pada Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi penerimaan, pajak tumbuh sebesar 20,7% (ytd), yang didorong oleh lonjakan PPN dan PPNBM sebesar 57,7%. Pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas konsumsi masyarakat dan transaksi di sektor dunia usaha masih sangat bergairah.

Menanggapi kenaikan harga minyak mentah yang sempat menyentuh angka 100 USD per barel, ia menegaskan komitmennya untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi demi menjaga daya beli masyarakat. Untuk mengantisipasi pembengkakan subsidi agar defisit tetap terjaga di bawah ambang batas 3%, pemerintah telah melakukan berbagai langkah-langkah strategis.

Baca juga:  Menkeu Sri Mulyani Bertemu Menkeu Republik Federal Jerman Bahas Hubungan Perdagangan hingga Progres Aksesi ke OECD

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui penajaman program prioritas, seperti efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meniadakan pemberian makan pada hari Sabtu dan masa libur sekolah. Satu hari efisiensi MBG diklaim dapat menghemat anggaran hingga Rp1 triliun. Selain itu, pemanfaatan sistem coretax serta mengoptimalkan windfall pajak dari komoditas batubara dan CPO juga menjadi salah satu strategi pemerintah.

Baca juga:  Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda, Wujud Nyata Sinergi untuk Konektivitas Lampung Timur

Wamenkeu Juda menjelaskan, pemerintah juga memetakan 8 klaster nasional dalam Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), mulai dari kedaulatan pangan, hilirisasi industri strategis (seperti semikonduktor dan motor nasional), hingga kemandirian energi (B50 dan Bioetanol B20). Kementerian Keuangan mengedepankan sinergi pembiayaan antara APBN, badan pengelola investasi Danantara, dan sektor swasta.

Menutup keterangannya, Wamenkeu kembali menegaskan filosofi program PINISI dalam menjaga arah kebijakan ekonomi. “Pinisi, bayangan kita adalah sebuah kapal. Sebuah kapal yang berlayar menuju sebuah tujuan,” pungkasnya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.(*)

 

 

Sumber : Kemenkeu

Berita Terkait

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia
Presiden Tegaskan Penguatan Yudikatif dan Langkah Tegas Negara dalam Menjaga Kekayaan Bangsa
Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Indonesia Jadi Basis Judi Online
Borok Anggaran DPRD Lampung Timur Jadi Sorotan, Pengamat Hukum Dorong Penegakan Aturan.
Jaga Marwah DPR Lewat Pelatihan SDM Keprotokolan
Momen Hangat Presiden Prabowo dan Prajurit Penjaga Ujung Utara Indonesia di Miangas
Cegah Tumpang Tindih, Baleg Integrasikan RUU Masyarakat Adat dengan Satu Data Indonesia
Di KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Penguatan Ketahanan Pangan Kawasan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:13 WIB

Tertipu Mobil Gadai, Warga Pringsewu Rugi Puluhan Juta, Pelaku Ditangkap di Jambi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:22 WIB

Bupati Pringsewu Lepas Jamaah Calon Haji Tahun 1447 H/2026 M

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:53 WIB

Dipicu Emosi dan Cemburu Buta, Suami di Pringsewu Tega Aniaya Istri Pakai Sajam

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:13 WIB

Diduga Terpeleset, Bocah 8 Tahun di Pringsewu Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

Senin, 4 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bupati Pringsewu Buka Pelatihan Juru Sembelih Halal Berbasis Kompetensi Tahun 2026

Kamis, 30 April 2026 - 13:41 WIB

Pemkab Pekon Wonodadi Utara Lantik Kaur Perencanaan, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan.

Kamis, 30 April 2026 - 11:37 WIB

Penyaluran Bantuan Atensi Kemensos RI Dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu

Rabu, 29 April 2026 - 11:46 WIB

Rakor April 2026, Bupati Pringsewu Tekankan Sinergi dan Percepatan Program Daerah

Berita Terbaru