Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.

- Editorial Team

Senin, 27 Juli 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.

Globalpewartasakti.com | Pesawaran(GPS). Pelaksanaan proyek rehabilitasi dan pembangunan ruang baru di SD Negeri 2 Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (25/7/2026), para pekerja konstruksi terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melaksanakan pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Baca juga:  Presiden Prabowo Musnahkan Barang Bukti 214,84 Ton Narkoba Selama Setahun Periode Pemerintahan

Selain aspek keselamatan kerja, proses pengecatan bangunan juga menuai perhatian. Di lapangan, pengecatan diduga dilakukan tanpa penggunaan cat dasar tahan alkali sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas hasil akhir, seperti cat yang mudah mengelupas, timbul bercak putih (efloresensi), maupun warna yang cepat memudar.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (24/7/2026), salah seorang pekerja yang menangani pengecatan menyampaikan bahwa pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sorotan juga datang dari Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Pesawaran. Melalui Humas DPC PWRI Pesawaran, Denda YRZ, pihaknya menilai transparansi proyek harus menjadi perhatian sejak awal pelaksanaan pekerjaan.

Baca juga:  Bupati Pesawaran Lantik 12 Pejabat, Tekankan Kepemimpinan Humanis dan Totalitas Kerja.

“Seharusnya papan informasi proyek sudah dipasang di lokasi, bukan justru diletakkan atau ditumpuk. Papan proyek merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat agar publik mengetahui sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan proyek pemerintah,” ujar Denda YRZ.

Ia menambahkan, keberadaan papan informasi proyek bukan hanya sebagai pelengkap administrasi, tetapi juga merupakan bagian dari transparansi dan pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran negara.

“Selain itu, kami juga berharap seluruh pekerja dilengkapi dengan APD sesuai standar K3. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas dan tidak boleh diabaikan dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas Tinjau Operasional Dapur SPPG di Gadingrejo.

Masyarakat berharap instansi terkait, mulai dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, hingga dinas teknis yang berwenang, segera melakukan pemeriksaan lapangan guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan ketentuan keselamatan kerja yang berlaku.

Media ini menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi. (TIM).

Berita Terkait

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026
Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba
Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Berita Terbaru