Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif

- Editorial Team

Senin, 7 September 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus melakukan langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap keselamatan penerbangan. Hingga Senin (07/09/2026), tujuh bandara masih ditutup, sementara sejumlah bandara alternatif telah disiapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

 

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa pengoperasian kembali bandara terdampak akan dilakukan ketika keselamatan penerbangan sudah dapat dipastikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Keselamatan menjadi prioritas kita. Kami melihat situasi terakhir berdasarkan informasi yang diberikan BMKG. Jadi kami belum bisa memastikan kapan akan berakhir karena cuaca terlalu dinamis,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu malam (06/09/2026).

Baca juga:  Ketahanan Bangsa Dimulai dari Perut Rakyat, Bukan Barak

 

Tujuh bandara yang masih ditutup yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Banten; Bandara Radin Inten II, Lampung; Bandara Budiarto, Banten; Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta; Bandara Pondok Cabe, Banten; Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung; serta Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat.

 

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan terhadap paparan abu vulkanik, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan telah dinyatakan kembali dibuka dan beroperasi normal setelah hasil pemeriksaan menunjukkan tidak terdampak abu vulkanik.

 

Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan terus memantau perkembangan aktivitas dan penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah terdampak. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi bandara tetap aman sebelum operasional penerbangan kembali dibuka.

Baca juga:  Harus Evaluasi Misi Internasional TNI, Tarik Pasukan di Wilayah Risiko Tinggi

 

“Kita pastikan harus dicek dulu sebelum beroperasi untuk keselamatan penerbangan,” tegas Menhub.

 

Siapkan Bandara Alternatif

 

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan sejumlah bandara alternatif bagi penerbangan yang terdampak penutupan bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

 

Sejumlah bandara alternatif yang disiapkan antara lain Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati), Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Juanda, Bandara Adi Soemarmo, dan Bandara Jenderal Ahmad Yani.

 

Hingga Senin (07/09/2026), sejumlah maskapai telah memanfaatkan bandara alternatif tersebut. Sebanyak empat penerbangan Garuda Indonesia telah melakukan pendaratan di Bandara Kertajati sebagai alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga:  Buron Kasus Curas dan Curat Berhasil Diringkus Tekab 308 Polsek Padang Ratu

 

“Saat ini dan sejak kemarin Garuda Indonesia sudah melakukan pendaratan di Bandara Kertajati. Hari ini rencananya akan dilakukan juga pendaratan di Kertajati untuk penerbangan dari Jeddah dan Amsterdam,” ujar Menhub saat memberikan keterangan media di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (07/09/2026).

 

Pemerintah juga mendorong maskapai, terutama maskapai luar negeri, untuk memanfaatkan pesawat berkapasitas lebih besar dan bandara alternatif yang telah disediakan. Langkah tersebut dilakukan agar penumpang yang terdampak penutupan bandara dapat segera melanjutkan perjalanan dan kembali ke Indonesia melalui bandara alternatif.(*)

 

 

Sumber : (Humas Kemenhub/DND – Humas Kemensetneg)

Berita Terkait

Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka
Soroti Anggaran Kemenhub, Komisi V Tekankan Tepat Guna dan Sesuai Kebutuhan
Bambang Patijaya Wanti-Wanti RUU Perubahan Iklim Tak Jadi Regulasi Elitis
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Implementasi Pendidikan Dasar Tanpa Biaya Perlu Peta Jalan yang Jelas
Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Perkuat Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
Presiden Prabowo: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Percepat Penanganan Kasus Kekerasan, Pemkab Lampung Barat Bentuk Satgas PPA di 15 Kecamatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Bupati Parosil Minta BPJS Kesehatan Tingkatkan Layanan Cepat bagi Masyarakat Lampung Barat

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WIB

Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK dan BPD Lampung Perkuat Akses Permodalan UMKM

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:49 WIB

Resital Sekolah Seni Tubaba Angkat Tema “Pertumbuhan Kesadaran”, Wujud Perjalanan 10 Tahun Program Kebudayaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:11 WIB

Dampingi Gubernur Lampung, Wabup Mad Hasnurin Dukung Peningkatan Produktivitas Kopi Lewat PHC di Kebun Induk Hanakau

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:27 WIB

Sekala Bekhak XII Bukan Sekadar Pesta, Tapi Penjaga Jati Diri Lampung Barat

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga Dengan Adat Sai Batin

Senin, 22 Juni 2026 - 11:51 WIB

Wabup Mad Hasnurin Ajak Masyarakat Perkuat Iman untuk Wujudkan Indonesia Emas dan Lampung Barat Bermartabat

Berita Terbaru

Kab Lampung Timur

Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Senin, 7 Sep 2026 - 11:57 WIB

Kota Bandar Lampung

Pembagian Masker Untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 11:47 WIB