Globalpewartasakti.com | Lampung Barat (GPS) – Yayasan Sekolah Seni dan Ekologi Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Resital Sekolah Seni Tubaba bertema “Pertumbuhan Kesadaran” di Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (10/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Resital ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan 10 tahun program kebudayaan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai penampilan seni dari para peserta didik Sekolah Seni Tubaba sebagai gambaran proses pembelajaran yang telah berlangsung secara berkelanjutan.
Program kebudayaan di Tubaba dirancang secara sistematis sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda melalui seni. Selama satu dekade, program ini telah menjadi identitas daerah yang memperkenalkan Tubaba sebagai wilayah yang aktif membangun ekosistem kebudayaan berbasis pendidikan seni.
Melalui Sekolah Seni Tubaba, para peserta didik tidak hanya dibekali kemampuan artistik, tetapi juga nilai-nilai kehidupan seperti empati, kerja sama, konsistensi, disiplin, kerja keras, dan daya juang. Seni dipandang sebagai ruang pembelajaran untuk membentuk karakter yang tangguh dan mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Di Sekolah Seni Tubaba, anak-anak memperoleh kesempatan mempelajari berbagai seni, di antaranya seni musik, vokal, teater, seni rupa, dan bidang seni lainnya. Selain mengembangkan keterampilan berkesenian, mereka juga membangun modal sosial dan modal simbolik yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam kehidupan serta berpotensi dikembangkan menjadi nilai ekonomi di masa depan.
Resital bertema “Pertumbuhan Kesadaran” juga menjadi bagian dari persiapan menuju penyelenggaraan Tubaba Art Festival (TAF) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Festival tersebut diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus perayaan atas capaian program kebudayaan yang telah dibangun selama satu dekade.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Sekolah Seni dan Ekologi Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan seni sebagai bagian dari pembangunan manusia, sekaligus memperkuat posisi Tubaba sebagai daerah yang tumbuh dan berkembang melalui kerja-kerja kebudayaan.(*)







