Globalpewartasakti.com | Pesawaran (GPS) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran mendorong generasi muda untuk memanfaatkan media digital sebagai ruang kreatif dalam menyebarluaskan pesan-pesan literasi. Hal tersebut diwujudkan melalui Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 yang diikuti putra-putri dari 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran.
Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan kepada para pemenang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Pesawaran, Senin (28/9/2026). Mengusung tema “Meningkatkan Kreativitas dan Kompetensi dalam Menghasilkan Konten Literasi yang Informatif, Edukatif, dan Inspiratif”, kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk menuangkan ide kreatif sekaligus mengembangkan kemampuan dalam memproduksi konten yang memiliki nilai edukasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran Maisuri, S.E., M.M., mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyampaikan informasi. Karena itu, literasi tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi secara kritis dan kreatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di era digital ini, kreativitas menjadi kunci dalam menyampaikan pesan positif kepada masyarakat. Melalui media sosial dan konten video, pesan-pesan literasi dapat dikemas secara menarik, segar, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda,” ujar Maisuri.
Ia berharap lomba tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat menjadi ruang berkelanjutan bagi peserta untuk terus menghasilkan karya yang mengedukasi dan mendorong masyarakat semakin gemar membaca.
“Kepada para juara, saya ucapkan selamat. Teruslah memproduksi konten yang mengedukasi. Bagi yang belum meraih juara, jangan patah arang. Jadikan ajang ini sebagai batu loncatan untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi,” katanya.
Dalam proses penilaian, seluruh karya peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lampung Eka Yuda Gunawibawa, S.I.Kom., M.Med.Kom., Kepala Tim Kreatif PT Lampung Geh Helau Yogiez Seprinanda Zain, serta Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M.
Dari hasil penilaian tersebut, ditetapkan tujuh finalis terbaik yang masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp1 juta, piala, dan sertifikat. Sementara itu, tiga peserta dengan nilai tertinggi diraih Reza Dika Fahlevi dari Kecamatan Gedong Tataan dengan nilai 94 dan berhak memperoleh hadiah Rp5 juta. Posisi kedua diraih Azura Faradzila, juga dari Kecamatan Gedong Tataan, dengan nilai 93 dan memperoleh hadiah Rp4 juta. Sementara juara ketiga diraih Andri Sofyan dari Kecamatan Marga Punduh dengan nilai 91,5 dan memperoleh hadiah Rp3 juta.
Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, S.E., M.M., yang juga menjadi bagian dari dewan juri, mengapresiasi antusiasme peserta serta kualitas karya yang dihasilkan dalam lomba tersebut. Menurutnya, proses penilaian tidak mudah karena setiap karya memiliki keunikan, kekuatan pesan, dan kreativitas masing-masing.
“Kami melihat karya-karya video yang luar biasa. Setiap konten memiliki keunikan, ketajaman pesan, dan orisinalitas yang patut diapresiasi. Bagi saya, semua peserta yang telah berani berkarya dan mengirimkan video dalam lomba ini adalah pemenang literasi yang sesungguhnya,” ujar Cindy.
Ia juga mendorong para peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil, untuk terus mengembangkan kemampuan dan konsisten menghasilkan konten yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kepada anak-anakku yang meraih juara, selamat dan terus asah kemampuan untuk menjadi influencer literasi yang konsisten menyebarkan konten edukatif. Bagi yang belum berkesempatan membawa pulang piala, jangan berkecil hati. Proses kreatif yang telah dilalui merupakan bekal berharga untuk menghasilkan karya-karya yang lebih baik,” katanya.
Cindy menambahkan, penguatan budaya literasi membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda yang saat ini memiliki ruang luas untuk menyampaikan pesan positif melalui platform digital.
“Mari kita bergandengan tangan, Andan Jejama, untuk terus menumbuhkan minat baca dan meningkatkan indeks literasi demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif,” pungkasnya.(*)







