Pelepasan Ekspor Adonan Roti Ropi ke Uni Emirat Arab

- Editorial Team

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor dua ton produk adonan roti PT Juara Roti Indonesia (Roti Ropi) ke Uni Emirat Arab (UEA) yang berlangsung di Klaten, Jawa Tengah (5 Des). Produk yang akan dikirim memiliki nilai ekspor mencapai Rp200 juta.

Mendag Busan mengpresiasi Roti Ropi yang telah melakukan ekspor ke UEA. Roti Ropi merupakan bukti nyata pelaku UMKM mampu menguasai pasar dalam negeri kemudian dapat menembus ekspor.

Mendag Busan menambahkan, pelaku usaha dari desa juga berkesempatan untuk mencicipi pengalaman ekspor. Melalui program Desa BISA Ekspor, Kementerian Perdagangan telah melakukan kurasi sebanyak 741 desa yang siap ekspor. Kemendag juga memfasilitasi pelaku usaha untuk melakukan ekspor melalui perwakilan perdagangan yang ada di luar negeri.

Selain melepas ekspor, Mendag Busan meresmikan dan mengunjungi pabrik baru Roti Ropi yang berlokasi di desa Delanggu, Klaten. Hadirnya pabrik baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi Roti Ropi, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dalam dan luar negeri.

Mendag Busan berkesempatan untuk meninjau langsung proses produksi Roti Ropi. Sekarang, Roti Ropi sudah memiliki 72 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia dan 2 gerai di UEA.

Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Sekretars Jenderal Kemendag, Isy Karim; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; dan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor dua ton produk adonan roti PT Juara Roti Indonesia (Roti Ropi) ke Uni Emirat Arab (UEA) yang berlangsung di Klaten, Jawa Tengah (5 Des). Produk yang akan dikirim memiliki nilai ekspor mencapai Rp200 juta.

Baca juga:  Reboisasi dan Rehabilitasi DAS Harus Jadi Prioritas Nasional

 

Mendag Busan mengpresiasi Roti Ropi yang telah melakukan ekspor ke UEA. Roti Ropi merupakan bukti nyata pelaku UMKM mampu menguasai pasar dalam negeri kemudian dapat menembus ekspor.

 

Mendag Busan menambahkan, pelaku usaha dari desa juga berkesempatan untuk mencicipi pengalaman ekspor. Melalui program Desa BISA Ekspor, Kementerian Perdagangan telah melakukan kurasi sebanyak 741 desa yang siap ekspor. Kemendag juga memfasilitasi pelaku usaha untuk melakukan ekspor melalui perwakilan perdagangan yang ada di luar negeri.

Baca juga:  Presiden Prabowo Diterima Raja dan Ratu Belanda, Tegaskan Persahabatan Kedua Negara

 

Selain melepas ekspor, Mendag Busan meresmikan dan mengunjungi pabrik baru Roti Ropi yang berlokasi di desa Delanggu, Klaten. Hadirnya pabrik baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi Roti Ropi, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar dalam dan luar negeri.

 

Mendag Busan berkesempatan untuk meninjau langsung proses produksi Roti Ropi. Sekarang, Roti Ropi sudah memiliki 72 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia dan 2 gerai di UEA.

 

Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Sekretars Jenderal Kemendag, Isy Karim; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; dan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.(*)

 

 

 

Sumber : Kementerian Perdagangan 

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Dorong DJPb Menjadi Organisasi yang Adaptif, Efisien, dan Berorientasi Hasil
Tutup Celah Travel Bodong, DPR Pastikan UU PIHU Demi Lindungi Jemaah Umrah Mandiri
Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara
Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.
Tekab 308 Polsek Waway Karya Bersama Polres Lampung Timur Ungkap Kasus Curat Dan Penadahan
Presiden Prabowo Instruksikan Sinergi Nasional Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih
Pembiayaan Daerah dan UMKM Harus Merata, Demi Serap Tenaga Kerja
Distribusi Biosolar B50 Dimulai di Lampung, Pasokan Naik hingga 2.797 KL per Hari

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:37 WIB

Menkeu Purbaya Dorong DJPb Menjadi Organisasi yang Adaptif, Efisien, dan Berorientasi Hasil

Senin, 27 Juli 2026 - 11:38 WIB

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

Senin, 27 Juli 2026 - 10:41 WIB

Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:58 WIB

Tekab 308 Polsek Waway Karya Bersama Polres Lampung Timur Ungkap Kasus Curat Dan Penadahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:47 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Sinergi Nasional Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:27 WIB

Pembiayaan Daerah dan UMKM Harus Merata, Demi Serap Tenaga Kerja

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:37 WIB

Distribusi Biosolar B50 Dimulai di Lampung, Pasokan Naik hingga 2.797 KL per Hari

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:36 WIB

Dilantik Presiden Prabowo, Kepala BGN Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Program MBG

Berita Terbaru