Andi Yuliani Paris Soroti Efektivitas KPI dan Pembangunan Sistem Informasi di Kemenkeu

- Editorial Team

Kamis, 11 September 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris memberikan sejumlah catatan kritis dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI dengan enam Direktur Jenderal Kementerian Keuangan di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Andi menyoroti rencana kerja Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKKN) yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp913,8 miliar untuk pencapaian tiga outcome. Menurutnya, indikator kinerja utama (key performance indicator/KPI) yang digunakan masih terlalu umum dan berbentuk indeks, sehingga perlu diperjelas.

Baca juga:  Apresiasi Setahun Pemerintahan Prabowo, Kebijakan Harus Lebih Berpihak pada Rakyat

“Saya ingin mendengar lebih detail, khususnya terkait presentasi di halaman 5. Saya cukup kaget ketika ada program membangun sistem informasi hulu migas. Bukankah kita sudah punya SK Hulu Migas? Kenapa harus membangun lagi?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PAN itu juga menekankan pentingnya koordinasi antar-direktorat jenderal di Kemenkeu agar program yang memiliki tujuan serupa bisa dilakukan bersama. Dengan begitu, anggaran bisa digunakan lebih efisien dan menghasilkan capaian yang lebih optimal.

Baca juga:  Ekonomi Tumbuh Lebih Kuat, Menkeu Dorong Peningkatan Likuiditas dan Investasi

“Kalau ada model joint effort activities, hasilnya pasti lebih efisien dalam belanja negara kita. Jangan sampai satu KPI dikerjakan sendiri-sendiri padahal bisa dikeroyok ramai-ramai lintas direktorat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi menyinggung soal pengembangan sistem informasi yang dinilainya kerap menjadi proyek berulang di berbagai lembaga. Ia mengingatkan bahwa pembangunan sistem informasi, meski penting, rawan menimbulkan masalah karena sulit diukur dampaknya terhadap kerugian negara.

Baca juga:  Sesmenpora Gunawan Apresiasi Perjuangan Tim Sepak Takraw Indonesia di SEA Games 2025

“Kalau saya lihat, hampir semua mitra kerja selalu mengembangkan sistem informasi. Padahal, kalau ini diperiksa KPK, justru paling susah mendeteksi di mana kerugian negara karena sifatnya yang intangible. Jangan sampai ini hanya menjadi pos belanja rutin tanpa kejelasan manfaat nyata,” pungkasnya.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Kementan dan KemenPU Bangun Sumur Bor Dalam di Mojokerto, Petani Hemat Biaya hingga 80 Persen
Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism
HNW Tolak Keras UU Hukuman Mati Israel yang Targetkan Tawanan Palestina secara Diskriminatif
GRIB JAYA BERSATU! Halal Bihalal Dua Kabupaten Digelar di Pesawaran, Penuh Nuansa Kekeluargaan dan Doa Bersama.
Fakta Penjualan Solar di Bawah Harga Pokok Produksi oleh PT Pertamina Patra Niaga
Harga Avtur Dunia Melonjak Drastis, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Strategis
Pemerintah Siapkan Pemenuhan SDM Guna Dorong Percepatan Program Prioritas
Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:02 WIB

Kementan dan KemenPU Bangun Sumur Bor Dalam di Mojokerto, Petani Hemat Biaya hingga 80 Persen

Sabtu, 4 April 2026 - 11:33 WIB

Menpora Erick Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 jadi Ajang Pembinaan Usia Dini dan Pengembangan Sport Tourism

Sabtu, 4 April 2026 - 10:59 WIB

GRIB JAYA BERSATU! Halal Bihalal Dua Kabupaten Digelar di Pesawaran, Penuh Nuansa Kekeluargaan dan Doa Bersama.

Jumat, 3 April 2026 - 11:36 WIB

Fakta Penjualan Solar di Bawah Harga Pokok Produksi oleh PT Pertamina Patra Niaga

Jumat, 3 April 2026 - 11:30 WIB

Harga Avtur Dunia Melonjak Drastis, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Strategis

Jumat, 3 April 2026 - 11:19 WIB

Pemerintah Siapkan Pemenuhan SDM Guna Dorong Percepatan Program Prioritas

Kamis, 2 April 2026 - 12:08 WIB

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Kamis, 2 April 2026 - 12:01 WIB

Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

Berita Terbaru