Dorong Industri Baterai EV, Bersiap Perkuat Energi Bersih Nasional

- Editorial Team

Rabu, 15 April 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Komisi XII DPR RI mendorong pengembangan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang berkelanjutan sebagai langkah strategis memperkuat energi bersih nasional. Hal tersebut ditegaskan dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke kawasan industri baterai EV di Karawang, Jawa Barat, guna memastikan industri ini tidak hanya tumbuh, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung transisi energi nasional.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan ini meninjau langsung proyek strategis nasional, salah satunya PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik di Indonesia.

 

 

Anggota Komisi XII DPR RI, Yulisman, menyampaikan bahwa pengembangan industri baterai merupakan langkah konkret dalam mendorong transisi menuju energi hijau serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

 

 

“Hari ini kami melakukan kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan produsen baterai kendaraan listrik. Ini adalah kabar baik bagi masyarakat Indonesia, bahwa pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari green energy terus berjalan dan harus kita dukung bersama,” ujar Yulisman usai kunjungan tersebut, Rabu (15/4/2026).

Baca juga:  Satgas Galapana DPR RI Ungkap Empat Masalah Utama Penanganan Bencana Sumatra

 

 

Ia menegaskan, penguatan industri baterai EV harus berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Selain menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, industri ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat.

 

 

“Kita berharap industri ini mampu menyerap tenaga kerja Indonesia, khususnya generasi muda, agar bisa berkontribusi di perusahaan multinasional,” tambahnya.

 

 

Yulisman juga mengingatkan pentingnya pengelolaan lingkungan dalam industri baterai yang berpotensi menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), agar pengembangan energi bersih tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

 

 

“Pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai ke depan industri ini justru menimbulkan persoalan baru. Prinsip keberlanjutan harus dijalankan sejak awal,” tegasnya.

 

 

Selain itu, ia mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, termasuk peluang lahirnya merek kendaraan listrik dalam negeri agar lebih kompetitif dan terjangkau, sehingga dapat mempercepat adopsi energi bersih di masyarakat.

Baca juga:  Beniyanto Dorong Keseimbangan Tambang dan Kelestarian Alam, Motor Ekonomi Sulawesi Tengah

 

 

“Kendaraan listrik yang beredar saat ini masih didominasi produk luar. Kita berharap Indonesia ke depan mampu memproduksi kendaraan listrik dengan merek sendiri,” katanya.

 

 

Dari sisi infrastruktur, ia menilai kesiapan pasokan listrik oleh PT PLN (Persero) sudah cukup memadai untuk mendukung industri baterai. Namun, percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dinilai krusial untuk memperkuat transisi menuju energi bersih berbasis kendaraan listrik.

 

 

“PLN harus terus menambah jumlah SPKLU. Selama ini masyarakat masih ragu menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jauh karena keterbatasan fasilitas pengisian daya,” ujarnya.

 

 

Menurutnya, penguatan infrastruktur menjadi kunci agar kendaraan listrik dapat beralih dari sekadar alternatif menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung penggunaan energi bersih.

 

 

Komisi XII juga menegaskan komitmennya dalam mengawal transformasi energi nasional, dengan memanfaatkan keunggulan sumber daya mineral Indonesia seperti nikel, kobalt, dan mangan sebagai bahan baku utama baterai. Melalui kebijakan hilirisasi, pengembangan industri baterai EV diharapkan menjadi fondasi penting bagi terwujudnya energi nasional yang bersih, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca juga:  Rieke Diah Pitaloka Galang Dukungan Kawal Ketat Pengangkatan CASN

 

 

Diketahui, pabrik baterai berkapasitas 6,9 GWh garapan PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) ditargetkan rampung pada kuartal III 2026. Berlokasi di Karawang, Jawa Barat, proyek ini menelan investasi sekitar Rp7 triliun dan akan menghasilkan baterai untuk kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi.

 

 

CATIB merupakan perusahaan patungan MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) dengan konsorsium CBL. Proyek ini diproyeksikan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja, dengan program transfer pengetahuan melalui pelatihan di China. Per Januari 2026, infrastruktur dasar pabrik telah selesai, sementara instalasi peralatan dan fasilitas penunjang tengah dikerjakan, dengan target operasional pada kuartal III 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem energi bersih nasional.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek Brian, Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi
Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia
Aparat Hukum Diminta Kesiapannya Terapkan KUHP-KUHAP Baru
Bersih-Bersih Tambang di Kawasan Hutan, Presiden Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat
Perkuat Sinergi dan Bahas Isu Strategis, Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa
Kebijakan SMA Gratis di Lampung Tunjukkan Keberpihakan Pemda terhadap Akses Pendidikan
Presiden Prabowo dan Presiden Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Indonesia–Prancis
Preside Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan di Istana Élysée, Perkuat Hubungan Indonesia–Prancis
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Usai Setubuhi Remaja 15 Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Gadai Mobil Kantor, Karyawan dan Istri Siri di Lampung Ditangkap Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 12:02 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kunjungan Wamenkes Dan Wamendagri RI Di Puskesmas Wayhalim, Tinjau Program Penanggulangan TBC

Jumat, 10 April 2026 - 11:54 WIB

Pemerintahan Kota Bandar Lampung Lantik 75 Guru PPPK Formasi 2025, Perkuat Kualitas Pendidikan di Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 12:20 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Respon Cepat Perbaiki Talud dan Jembatan

Rabu, 8 April 2026 - 12:29 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Hadiri Studium General dan Pelantikan BEM U KBM Unila, Dorong Sinergi Mahasiswa untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 03:53 WIB

Ketum Partai Berkarya RI Konsolidasi dan Silaturahmi Bersama Pengurus DPW Lampung, Serahkan SK Kepengurusan.

Selasa, 7 April 2026 - 12:20 WIB

Walikota Eva Dwiana Audiensi Bersama Warga Perumahan Pujangga Alam

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Usai Setubuhi Remaja 15 Tahun

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:46 WIB

Kab Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Penguatan Komitmen dan Kolaborasi Tingkatkan Nilai SAKIP

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:40 WIB

Kab Pringsewu

Polisi Limpahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:42 WIB