Eva Monalisa Sebut Pendampingan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas

- Editorial Team

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai tidak cukup hanya melalui pemberian modal usaha semata. Diperlukan langkah yang lebih terintegrasi agar UMKM benar-benar mampu berkembang dan naik kelas di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Anggota Komisi VII DPR RI, Eva Monalisa menilai, penguatan UMKM harus disertai akses pembiayaan, inkubasi bisnis hingga konektivitas pasar agar para pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan pemerintah menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional.

Baca juga:  Presiden Prabowo Apresiasi Peran Hakim dalam Penegakan Hukum di Indonesia

 

 

 

“Saya menekankan bahwa upaya pengembangan UMKM tidak boleh berhenti pada tataran teoritis semata. Perlu adanya integrasi antara akses pembiayaan, inkubasi bisnis, serta konektivitas pasar agar mampu melahirkan pelaku usaha yang lebih kuat dan berdaya saing,” ujar Eva dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung Nusantara, Senayan, DPR RI, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

 

 

 

Legislator dari Fraksi PKB ini menambahkan, kondisi UMKM di Indonesia saat ini masih membutuhkan dukungan dari berbagai sisi. Menurutnya, Indonesia belum sepenuhnya mencapai kondisi ideal UMKM naik kelas jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga:  Puteri Komarudin Dorong Penguatan Manajemen dan Tata Kelola BPR

 

 

 

Selain dukungan permodalan, Eva menilai pelaku UMKM juga membutuhkan akses pasar yang luas serta pendampingan berkelanjutan dari pemerintah. Sebab, masih banyak pelaku usaha yang memiliki produk dan modal, namun belum memahami cara memperluas jaringan pemasaran mereka.

 

 

 

“Selain modal yang kita butuhkan, kita itu perlu akses pasar dan juga pendampingan dari pemerintah. Itu yang kita butuhkan selain modal. Kadang-kadang enterpreneur ini ada modalnya, ada jualannya tapi mereka nggak tahu ke mana akses,” jelasnya.

Baca juga:  Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek Brian, Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi

 

 

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar pelaku UMKM saat ini masih menjalankan usaha berdasarkan kebutuhan hidup sehari-hari, bukan berangkat dari inovasi maupun kreativitas usaha yang berorientasi pada pengembangan jangka panjang. Karena itu, pendampingan pemerintah disebut menjadi kunci penting dalam membangun kapasitas pelaku UMKM agar lebih kompetitif.

 

 

 

“Jadi kunci, jadi keterlibatan pemerintah itu sangat perlu dukungan dari pemerintah untuk akses pasar,” pungkas Eva.(*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Perkuat Dukungan Inovasi Riset Sawit, BPDP Siap Gelar PERISAI 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT, Dukung Daya Saing Perikanan Tanpa Bebani APBN
Hadiri Puncak Hari Koperasi ke-79, Presiden Prabowo Tegaskan Koperasi Pilar Utama Ekonomi Kerakyatan
Mediasi Dugaan Penipuan di Polsek Gedong Tataan Belum Capai Kesepakatan, Pelapor Serahkan Proses kepada Penyidik.
Komisi III Bentuk Panja Pengawasan Hukum, Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Kasus Korupsi Batu Bara
Di Balik Umroh Gratis dengan Anggaran Besar, Lingkaran Kekuasaan dan Jejak yang Tak Terbuka.
Resmikan Lima Bendungan, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Mengabdi kepada Bangsa dan Rakyat
Berawal dari Utang Rp6 Juta, Pasangan Warga Pringsewu Hadapi Gugatan Perdata, LBH Ansor Berikan Pendampingan Hukum.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:17 WIB

Perkuat Dukungan Inovasi Riset Sawit, BPDP Siap Gelar PERISAI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 11:57 WIB

Hadiri Puncak Hari Koperasi ke-79, Presiden Prabowo Tegaskan Koperasi Pilar Utama Ekonomi Kerakyatan

Senin, 13 Juli 2026 - 02:06 WIB

Mediasi Dugaan Penipuan di Polsek Gedong Tataan Belum Capai Kesepakatan, Pelapor Serahkan Proses kepada Penyidik.

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:52 WIB

Komisi III Bentuk Panja Pengawasan Hukum, Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Kasus Korupsi Batu Bara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:30 WIB

Di Balik Umroh Gratis dengan Anggaran Besar, Lingkaran Kekuasaan dan Jejak yang Tak Terbuka.

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:53 WIB

Resmikan Lima Bendungan, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Mengabdi kepada Bangsa dan Rakyat

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:09 WIB

Berawal dari Utang Rp6 Juta, Pasangan Warga Pringsewu Hadapi Gugatan Perdata, LBH Ansor Berikan Pendampingan Hukum.

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:07 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, Persoalan Pertanahan Harus Jadi Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Kab Lampung Selatan

Tagih Utang Mantan Pacar, Tukang Ojek Jadi Korban Cemburu Buta

Rabu, 15 Jul 2026 - 12:22 WIB

Kota Bandar Lampung

Peninjauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandar Lampung

Rabu, 15 Jul 2026 - 12:19 WIB

Kab Pringsewu

Pemkab dan Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Selasa, 14 Jul 2026 - 10:59 WIB