Gubernur Lampung Kukuhkan Pengurus PPLIPI, Dorong Perempuan Jadi Penggerak SDM dan Ekonomi Desa

- Editorial Team

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung (GPS) – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten/Kota Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Lampung periode 2026–2031 di Mahan Agung, Senin (26/01/2026).

Pengukuhan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PPLIPI Dra. Hj. Indah Suryadharma Ali, MBA, Ketua DPW PPLIPI Lampung Dra. Hj. Ellya Saleh, M.M., serta Purnama Wulan Sari Mirza selaku Dewan Pembina PPLIPI Lampung. Sejumlah pimpinan organisasi perempuan, dan pejabat Pemprov Lampung juga tampak hadir.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan peran strategis perempuan dalam menjawab persoalan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Lampung. Ia menyebut Lampung masih menghadapi tantangan serius, mulai dari rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga tingginya angka putus sekolah dan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPM Lampung masih terendah di Sumatera. Dari sekitar 110.000 lulusan SMA setiap tahun, hanya sekitar 30.000 yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Dari jumlah yang tidak melanjutkan itu, lebih dari separuh adalah perempuan,” ujar Gubernur.

Baca juga:  Pembangunan SDM Lewat Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Tubaba Resmikan Renovasi SDN 13 Lambu Kibang

Gubernur juga menyoroti fenomena perempuan Lampung yang bekerja ke luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW). Setiap tahun, sekitar 25.000 perempuan Lampung bekerja ke luar negeri, yang menurutnya menimbulkan dampak sosial lanjutan, seperti meningkatnya angka perceraian dan menurunnya kualitas pengasuhan anak.

“Dalam setahun ada sekitar 25.000 kasus perceraian di Lampung. Banyak di antaranya terkait dengan persoalan keluarga TKW. Ini berdampak langsung pada anak-anak, baik dari sisi pendidikan maupun psikologis,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur menyebutkan pada 2025 tercatat 836 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak perempuan. Ia mengakui keterbatasan fasilitas penanganan, seperti safe house dan tenaga visum, masih menjadi persoalan serius di daerah.

Gubernur mendorong PPLIPI untuk berperan aktif dalam advokasi dan pemberdayaan perempuan, termasuk mendukung penambahan safe house dan penguatan layanan pendampingan korban. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan organisasi perempuan menjadi kunci karena keterbatasan sumber daya aparatur negara.

Baca juga:  Urban Style Hotel Lampung, Azana Hotels Collection. Kolaborasi dengan KOSTI Gelar Upacara HUT RI ke-80.

“Kami mengurus lebih dari 4,5 juta perempuan di Lampung, sementara ASN perempuan jumlahnya sangat terbatas. Karena itu, peran organisasi seperti PPLIPI sangat penting untuk menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa,” ujarnya.

Dalam konteks kebijakan nasional, Gubernur juga menekankan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang kini memprioritaskan desa sebagai pusat pertumbuhan. Ia menilai kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi perempuan, terutama di sektor pertanian dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.

Saat ini, sekitar 60 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Lampung berasal dari UMKM, dengan lebih dari 70 persen pelakunya adalah perempuan. Namun, ia mengakui banyak UMKM perempuan belum berkelanjutan akibat lemahnya rantai pasok, akses pasar, dan pola pembiayaan.

“Kita tidak ingin UMKM perempuan saling bertarung dan akhirnya mati di jalan. Perlu desain ulang, termasuk penguatan supply chain dan kolaborasi dengan perbankan. Di sinilah PPLIPI bisa mengambil peran,” ucap Gubernur.

Ketua DPW PPLIPI Lampung Dra. Hj. Ellya Saleh menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi dalam pemberdayaan perempuan lintas profesi. Ia menegaskan PPLIPI Lampung akan fokus pada peningkatan kualitas SDM perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta sinergi dengan pemerintah daerah.

Baca juga:  WUJUD KEPEDULIAN PIMPINAN, DAN YONIF 7 MARINIR ANJANGSANA KE RUMAH PRAJURIT.

“PPLIPI hadir sebagai wadah integratif perempuan lintas profesi untuk memberdayakan perempuan agar mandiri, tangguh, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ellya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PPLIPI Indah Suryadharma Ali menyampaikan bahwa PPLIPI saat ini telah terbentuk di 13 provinsi dan hampir 60 kabupaten/kota di Indonesia. Ia menjelaskan tiga program utama PPLIPI, yakni dukungan permodalan UMKM perempuan, program pengembangan anak, serta pemberian penghargaan bagi perempuan inspiratif.

“Pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi kunci. Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, kesejahteraan keluarga dan kualitas generasi masa depan akan ikut meningkat,” kata Indah.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PPLIPI dan organisasi perempuan lainnya agar perempuan tidak tertinggal dalam agenda besar pembangunan SDM nasional menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Berita Terkait

Prajurit Yonif 7 Marinir Banggakan Satuan Raih Juara Dalam Kejuaraan Karate Gubernur Cup
Ketua DPC PWRI Kota Bandar Lampung Dukung Perluasan Wilayah, 8 Desa Lampung Selatan Masuk Kota Bandar Lampung.
Prajurit Yonif 7 Marinir Laksanakan Renang Laut
UKW Dijadikan Syarat Kerja Sama Media, LBH PWRI Pringsewu Tegaskan: Ini Bukan Negara Administratif yang Membungkam Pers.
Dana Desa Pekon Pariaman Disorot Tajam, Warga Bongkar Dugaan Penyimpangan BLT DD hingga Proyek Fisik TA 2017–2021
WUJUD KEPEDULIAN PIMPINAN, DAN YONIF 7 MARINIR ANJANGSANA KE RUMAH PRAJURIT.
Danrem 043/Gatam Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pekon Yogyakarta.
Ngaku Bripka Polri, Polisi Gadungan di Tubaba Diamankan Sipropam
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics

Senin, 26 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:16 WIB

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Senin, 26 Januari 2026 - 11:38 WIB

Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terbaru