Hari Kartini 2025: Menkeu Tegaskan Pentingnya Kesehatan Perempuan untuk Mewujudkan Generasi Hebat

- Editorial Team

Selasa, 22 April 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Kementerian Keuangan menggelar talk show bertajuk “Perempuan Sehat, Generasi Hebat” pada Selasa (22/4). Acara yang diselenggarakan secara virtual ini dihadiri oleh pejabat Kemenkeu, para narasumber, serta ratusan pegawai dari berbagai daerah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk masa depan bangsa. Mengambil inspirasi dari pemikiran Raden Ajeng Kartini yang ditulis 125 tahun silam, Menkeu mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi dalam pembangunan, tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai perempuan.

“Perempuan adalah simbol peradaban. Mereka adalah jembatan antar-generasi yang mampu menanamkan nilai-nilai positif untuk anak-anak bangsanya,” ujar Menkeu.

Mengusung tema kesehatan, Menkeu juga menyampaikan bahwa perempuan yang sehat, baik fisik maupun mental, merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang kuat dan berkualitas. Pemerintah, menurutnya, telah dan akan terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi perempuan, ibu hamil, dan anak-anak.

Menkeu juga memaparkan sejumlah program pemerintah yang mendukung kesehatan perempuan. Di antaranya adalah belanja kesehatan tahun 2024 sebesar Rp194,4 triliun, termasuk Rp2,71 triliun untuk pengadaan alat kontrasepsi, obat-obatan, serta pelatihan tenaga Kesehatan dan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional senilai Rp46,4 triliun untuk 97 juta masyarakat termasuk untuk kelompok perempuan rentan. Kemudian program Hasil Terbaik Cepat di bidang kesehatan sebesar Rp3,4 triliun yang mendanai layanan cek kesehatan gratis terutama untuk ibu hamil dan balita serta program keluarga berencana, dan penanganan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 triliun.

Baca juga:  Komisi XII Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sumatera Utara

Menkeu juga menyoroti pentingnya mencegah pernikahan dan kehamilan dini serta mengurangi angka stunting demi memastikan lahirnya generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. “Upaya untuk meningkatkan kualitas perempuan Indonesia adalah bagian dari upaya kita mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Acara ini turut menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Diah Dwi Utami, Plt. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dan dr. Merry Amelya PS, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Morula IVF dan RS Bunda Jakarta. Ketiga narasumber membahas beragam topik penting seputar peran, kesempatan, dan dukungan bagi perempuan serta kelompok rentan dalam bidang kesehatan, khususnya terkait kesehatan reproduksi.

Baca juga:  Abdul Fikri Faqih Tekankan Akurasi Data Sensus Ekonomi guna Cegah ‘Mismatch’ Program

Talk Show “Perempuan Sehat, Generasi Hebat” ini menjadi wadah diskusi yang memperkaya pemahaman sekaligus menginspirasi peserta dalam memperjuangkan kesehatan perempuan sebagai fondasi generasi masa depan yang lebih baik. (*)

 

 

 

Sumber : Kemenkeu

Berita Terkait

GRIB Jaya Audiensi dengan BPJS Kesehatan Pringsewu, Soroti Isu Kepesertaan JKN yang Dibiayai APBD.
Presiden Prabowo Tekankan Peran Teknologi dalam Percepatan Penyelesaian Persoalan Nasional
Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
Ribuan Buruh Terancam PHK, DPR ‘Gercep’ Koordinasi Mitigasi Bersama Pemerintah
DPR RI Buka Ruang Publik Beri Masukan terkait UU Keadaan Bahaya
Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Tinjau Teknologi Pertanian Modern untuk Perkuat Swasembada Pangan
Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi
Irma Suryani: Aturan Pesangon dan Kepailitan Harus Dipertegas dalam RUU Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:56 WIB

GRIB Jaya Audiensi dengan BPJS Kesehatan Pringsewu, Soroti Isu Kepesertaan JKN yang Dibiayai APBD.

Senin, 29 Juni 2026 - 12:10 WIB

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Berhasil Diamankan Bersama Barang Bukti

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga Dengan Adat Sai Batin

Senin, 29 Juni 2026 - 12:02 WIB

Ketum AFI: Insentif Fiskal 2027 Harus Fokus Dorong 8 Program Prioritas Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:23 WIB

Mengaku Terdesak Kebutuhan Ekonomi, ART di Pringsewu Gasak Emas Antam, Perhiasan dan ATM Majikan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:18 WIB

Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup Azwar Hadi Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:23 WIB

Sinergi Masyarakat dan Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Sapi di Terusan Nunyai

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:18 WIB

Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data

Berita Terbaru