Hetifah: Bukan Sekadar Warisan, Kebudayaan Modal Pembangunan Bangsa

- Editorial Team

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menggelar dialog dan buka puasa bersama dengan lebih dari 70 wartawan dari berbagai platform media nasional, baik media cetak, daring, maupun elektronik. Acara yang berlangsung di Warung Sarang Oci, Jakarta Pusat, ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, serta sejumlah tokoh budaya dan pemerhati kebijakan publik.

 

Dalam diskusi yang bertajuk “Memajukan Kebudayaan: Sinergi Antara Pemerintah, Masyarakat, dan Media,” Hetifah menegaskan bahwa kebudayaan harus menjadi agenda utama dalam pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, selain sebagai identitas bangsa, kebudayaan juga memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. “Kita harus melihat kebudayaan bukan hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai modal pembangunan. Dengan kebijakan yang tepat, kita bisa menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ujar Hetifah melalui rilis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Baca juga:  Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

 

Legislator Fraksi Golkar ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya.

 

“Pemerintah bisa membuat kebijakan, masyarakat bisa berkreasi, tapi tanpa dukungan media, pesan dan nilai budaya yang kita jaga tidak akan tersampaikan dengan maksimal. Oleh karena itu, media memiliki peran kunci dalam mengedukasi dan menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai budaya sendiri,” jelasnya.

 

Senada dengan Hetifah, Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, menekankan pentingnya inovasi dalam pelestarian budaya di era digital.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

 

“Kita harus memanfaatkan teknologi dan platform digital untuk menjangkau generasi muda. Jika ingin kebudayaan tetap hidup, kita harus hadir di tempat-tempat di mana anak muda beraktivitas, seperti media sosial dan platform kreatif lainnya,” ujar Giring.

 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan media dalam menyebarluaskan informasi mengenai program-program kebudayaan yang dicanangkan pemerintah.

 

Lebih lanjut, Hetifah menyoroti tantangan yang dihadapi dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia. Ia menyampaikan bahwa kebijakan kebudayaan harus inklusif, mencakup seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas adat, seniman daerah, serta pelaku industri kreatif.

 

“Kita perlu memastikan bahwa setiap kebijakan yang dibuat tidak hanya mengakomodasi budaya populer, tetapi juga mendukung keberlangsungan budaya lokal yang mungkin kurang terekspos,” katanya.

Baca juga:  Kepemimpinan untuk Kepentingan Publik, Pesan Wamenkeu Thomas kepada Mahasiswa PKN STAN

 

Selain diskusi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Komisi X DPR RI dan insan media, sekaligus refleksi bersama terhadap peran masing-masing dalam membangun ekosistem kebudayaan yang lebih kuat.

 

Hetifah berharap pertemuan ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan media dalam menyampaikan informasi kebijakan secara transparan dan akurat kepada masyarakat.

 

Dengan adanya sinergi yang semakin erat antara pemerintah, masyarakat, dan media, Hetifah optimistis kebudayaan Indonesia akan semakin berkembang dan mendapatkan tempat yang lebih kuat, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. “Mari kita jadikan kebudayaan sebagai kebanggaan bersama dan aset berharga bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil
Seimbangkan Fungsi Ekonomi-Sosial-Lingkungan, Revisi UU Kehutanan Mengacu Amanat Konstitusi
GRIB Jaya Audiensi dengan BPJS Kesehatan Pringsewu, Soroti Isu Kepesertaan JKN yang Dibiayai APBD.
Presiden Prabowo Tekankan Peran Teknologi dalam Percepatan Penyelesaian Persoalan Nasional
Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
Ribuan Buruh Terancam PHK, DPR ‘Gercep’ Koordinasi Mitigasi Bersama Pemerintah
DPR RI Buka Ruang Publik Beri Masukan terkait UU Keadaan Bahaya
Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Tinjau Teknologi Pertanian Modern untuk Perkuat Swasembada Pangan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:18 WIB

Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:26 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:38 WIB

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto

Senin, 8 Juni 2026 - 10:14 WIB

PEMKAB TUBABA DAN KEJAKSAAN PERKUAT SINERGI, PEMULIHAN KEUANGAN DAERAH CAPAI Rp8,62 MILIAR

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Komplotan Curanmor di Bandar Lampung Dibekuk, Polisi Buru 3 Rekan Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:17 WIB

YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu

Berita Terbaru