Manager Heaven Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pelapor Benturkan Kepala Sendiri di Polsek

- Editorial Team

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Bandar Lampung (GPS) –  Manajemen Heaven Bandar Lampung membantah tuduhan penganiayaan yang dilayangkan seorang pria berinisial (Y) usai keributan yang terjadi di tempat hiburan malam tersebut.

 

Manager Operasional Heaven Bandar Lampung, Anggi Setiawan, menegaskan tidak ada tindakan penganiayaan maupun pemukulan yang dilakukan oleh pihak manajemen ataupun petugas keamanan terhadap (Y).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Enggak ada penganiayaan, enggak ada pemukulan sama sekali. Justru dia yang melakukan pemukulan terhadap karyawan kami. Jadi apa yang disampaikan melalui kuasa hukumnya itu tidak benar dan terkesan memutarbalikkan fakta,” kata Anggi saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

 

Menurut Anggi, luka yang dialami (Y) bukan akibat tindakan petugas keamanan maupun pihak Heaven, melainkan karena yang bersangkutan diduga membenturkan kepalanya sendiri saat berada di kantor polisi.

 

“Dia membenturkan dirinya sendiri ke tembok dan besi. Bukan karena pukulan ataupun penganiayaan. Sebelumnya dia juga sempat membenturkan kepalanya ke karyawan kami hingga menyebabkan bibir karyawan kami pecah,” ujarnya.

Baca juga:  Spesialis Bongkar Alfamart Di Ungkap Polres Pesawaran

 

Anggi mengatakan peristiwa tersebut disaksikan oleh sejumlah pihak, mulai dari anggota kepolisian yang berada di lokasi, rekan-rekan (Y), hingga tamu yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian.

 

“Banyak yang menyaksikan. Bukan cuma dari pihak kami, tetapi juga teman-temannya, pihak kepolisian, dan sejumlah tamu yang ada di lokasi,” katanya.

 

Kronologi Versi Manajemen Heaven

Anggi menjelaskan, keributan yang melibatkan (Y) terjadi dalam dua peristiwa berbeda.

 

Peristiwa pertama bermula ketika (Y) datang ke Heaven bersama beberapa rekannya. Menurut Anggi, saat itu mereka diduga membuat keributan dan enggan menyelesaikan pembayaran tagihan.

 

“Mereka sempat berulah dan tidak mau membayar tagihan. Karena situasi mulai tidak kondusif, kami meminta bantuan pihak kepolisian yang sedang berjaga untuk menenangkan keadaan,” ujarnya.

 

Dalam perselisihan tersebut, lanjut Anggi, (Y) juga sempat mengaku sebagai adik dari seorang pejabat kepolisian.

Baca juga:  PS-08 Terus Bergerak di Lampung Selatan Dari Desa Untuk Negara

 

Setelah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan, (Y) disebut kembali membuat keributan.

 

“Di kantor polisi, dia membenturkan kepalanya ke karyawan kami hingga menyebabkan bibir karyawan kami pecah. Setelah itu, dia secara tiba-tiba membenturkan kepalanya sendiri ke tiang dan besi yang ada di lokasi. Kejadian itu disaksikan oleh anggota kepolisian, rekan-rekannya, dan saya sendiri. Namun kemudian dia membuat pernyataan seolah-olah menjadi korban penganiayaan,” jelas Anggi.

 

Usai kejadian tersebut, pihak Heaven mengaku telah membuat laporan resmi ke kepolisian dan memasukkan nama (Y) ke dalam daftar hitam atau blacklist pengunjung.

 

Namun beberapa bulan kemudian, (Y) disebut kembali datang ke Heaven dan berupaya masuk ke area tempat hiburan tersebut.

 

“Karena yang bersangkutan sudah masuk daftar hitam, petugas keamanan meminta dia untuk keluar. Tetapi saat berada di luar, justru dia diduga memukul telinga petugas keamanan kami hingga mengalami lebam,” kata Anggi.

Baca juga:  Cium Dugaan Korupsi Dana BOS SD Se-Kecamatan GEDONG TATAAN,Laskar Merah Putih Perjuangan Siap Laporkan ke APH.

 

Atas kejadian tersebut, pihak Heaven kembali melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Harap Polisi Usut Tuntas

Anggi berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk dugaan penyebaran informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

 

Ia menilai tuduhan penganiayaan yang beredar berpotensi merugikan nama baik petugas keamanan Heaven maupun institusi kepolisian.

 

“Karena secara tidak langsung tuduhan itu juga mencoreng citra kepolisian. Menurut kami laporan yang disampaikan tidak sesuai fakta. Security kami selama ini dikenal ramah kepada tamu dan bekerja sesuai prosedur,” ujarnya.

 

Meski demikian, proses penanganan perkara saat ini masih berada di tangan kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, Morall masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak (Y) terkait bantahan yang disampaikan manajemen Heaven guna memperoleh informasi yang berimbang. (*)

Berita Terkait

Polisi Intai Jalur Narkoba di Pringsewu, Dua Pria Pembawa Sabu 51 Gram Tertangkap
Wali Kota Eva Dwiana Menerima Kunjungan Audiensi Dari Perwakilan Cipayung Plus Kota Bandar Lampung
Polisi Bekuk Anggota Komplotan Curanmor Spesialis Hotel dan Kos di Bandar Lampung
Bupati Parosil Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung Barat, Libatkan 329 Petugas Lapangan
Polsek Bukit Kemuning Ungkap Kasus Curas, Residivis Dua Kali Keluar Masuk Penjara Diamankan
Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran
Penganiayaan Berujung Maut di Bakauheni, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pemkab Pesawaran Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Berturut-turut
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:34 WIB

Bupati Lampung Barat Shalat Idul Adha di Way Empulau Ulu, Soroti Program Pusat dan Serahkan Sapi Kurban Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:26 WIB

Ditandai Penandatanganan Prasasti dan Pengguntingan Pita, Wabup Mad Hasnurin Resmikan KDKMP Pekon Kenali

Selasa, 14 April 2026 - 11:48 WIB

Bupati Lampung Barat Tinjau Jalan Putus di Way Tenong, Minta Penanganan Segera Dilakukan

Kamis, 9 April 2026 - 12:38 WIB

Dapat Hibah Aset dari BRIN, Bupati Lampung Barat Akan Manfaatkan Untuk Sekolah Lapang

Selasa, 7 April 2026 - 12:10 WIB

Wakil Bupati Gaspol Bangun SDM! Lampung Barat Gandeng Kemenhub, Fokus Cetak Tenaga Transportasi Berkualitas

Jumat, 3 April 2026 - 11:41 WIB

70 Ribu Ton Kopi, PAD Nyaris Kosong : Bupati Parosil “Bedah” Kebocoran Pajak, Pengusaha Buka Suara

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

Antisipasi C3, Polsek Balik Bukit Perketat Patroli KRYD dan Objek Vital di Jam Rawan

Senin, 30 Maret 2026 - 12:30 WIB

Bupati Lampung Barat Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Transformasi Infrastruktur, Ekonomi dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru