Optimalisasi Potensi Domestik Melalui B50 Guna Perkuat Ketahanan Energi Nasional

- Editorial Team

Kamis, 9 April 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani menekankan percepatan implementasi program biodiesel B50. Hal ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tekanan global.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Meitri mengungkapkan, sektor energi Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius dari hulu hingga hilir. Di sektor hulu, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) migas hingga Februari 2026 tercatat mengalami kontraksi 36,3 persen secara tahunan akibat penurunan produksi alamiah pada sumur-sumur tua.

 

 

 

“Kondisi hulu yang menantang berdampak pada tingginya ketergantungan impor. Tahun 2026, impor bensin diproyeksikan masih mencapai 59 persen dari kebutuhan nasional, sementara LPG sudah menyentuh 83,97 persen,” ujar Meitri dalam keterangan tertulis, kepada Parlementaria, di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Baca juga:  Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

 

 

 

Menurutnya, ketergantungan tersebut semakin berisiko di tengah dinamika geopolitik global, termasuk gangguan pada jalur distribusi energi strategis seperti Selat Hormuz. Upaya diversifikasi sumber impor dinilai penting, namun masih bersifat jangka pendek.

 

 

 

“Solusi jangka panjang yang fundamental adalah mengoptimalkan potensi domestik melalui B50,” tegasnya.

 

 

 

Ia menambahkan, Indonesia memiliki keunggulan sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar dunia dengan produksi mencapai 46–50 juta ton per tahun atau lebih dari 50 persen pasokan global. Potensi tersebut dinilai sebagai modal besar untuk mendorong kemandirian energi.

Baca juga:  Tiba di Kairo, Presiden Prabowo akan Bertemu Presiden El Sisi

 

 

 

“B50 adalah instrumen untuk mengubah keunggulan sumber daya menjadi kunci swasembada energi,” jelasnya.

 

 

 

Lebih lanjut, Meitri menilai implementasi B50 dapat menekan impor solar yang pada awal 2026 masih berada di kisaran 6,26 persen. Selain memperkuat pasokan energi, kebijakan ini juga dinilai berperan menjaga stabilitas harga energi domestik.

 

 

 

“B50 bukan sekadar program teknis, tetapi bantalan ekonomi bagi masyarakat. Dengan energi yang mandiri, kita memiliki kontrol lebih kuat terhadap stabilitas harga,” ujarnya.

Baca juga:  Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

 

 

 

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur, termasuk distribusi dan kilang, untuk mendukung implementasi B50 secara optimal. Langkah optimalisasi kilang dalam negeri, seperti RDMP Balikpapan, dinilai perlu terus diperkuat.

 

 

 

Meitri menegaskan, roadmap menuju B50 harus dikawal secara konsisten agar mampu mendorong swasembada energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi energi global.

 

 

 

“Optimalisasi potensi sawit menjadi jalan strategis untuk mengunci kemandirian energi dan memperkuat posisi Indonesia di panggung geopolitik dunia,” pungkas Politisi Fraksi PKS ini.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 08:24 WIB

SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail

Rabu, 9 September 2026 - 06:50 WIB

Peduli Dampak Debu Vulkanik, SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan Bagikan Masker dan Makanan kepada Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Peduli Warga Tertimpa Musibah, Bantuan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli Disalurkan kepada Korban Rumah Roboh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Ketua DPC PWRI Lampung Selatan Sampaikan Dirgahayu ke 81 : Pers Memiliki Tanggung Jawab Moral untuk Ikut Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru