Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Pemerintah Imbau Masyarakat Atur Arus Balik Lebih Awal

- Editorial Team

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan kembali lebih awal guna menghindari kepadatan puncak arus balik libur Lebaran tahun 2026 gelombang kedua yang diprediksi terjadi pada 28 dan 29 Maret.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat meninjau Pengelolaan Arus Lalu Lintas Libur Lebaran 2026 di Pos Pantau Jasa Marga Toll Command Center (JMTC) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026).

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menunggu arus balik pada tanggal 28 dan 29 Maret. Mulai arus balik secepatnya, dari hari ini tanggal 25 Maret sudah bisa kembali. Manfaatkan juga diskon tarif tol pada tanggal 26 dan 27 Maret agar perjalanan lebih lancar dan nyaman,” ujarnya.

Di sisi lain, Menko PMK juga mengingatkan seluruh jajaran terkait untuk menjaga agar pengelolaan arus balik tetap optimal.

“Sekarang kita masuk tahap arus balik. Kami mengajak aparat untuk tetap fokus, melanjutkan kerja keras dan kerja cerdas berbasis data,” ujarnya.

Puncak gelombang pertama arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 (H+3) dengan volume sekitar 256.338 kendaraan, atau turun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pola ini menunjukkan bahwa arus balik mulai terdistribusi lebih merata dan tidak terpusat pada satu waktu. Adapun total kendaraan yang kembali ke Jakarta mencapai sekitar 1,96 juta kendaraan atau meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca juga:  Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Pratikno menyampaikan, berkat sinergi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi dalam pengaturan lalu lintas, tingginya mobilitas masyarakat pada tahun ini dapat dikelola dengan baik.

“Alhamdulillah, arus mudik berjalan lancar dan aman. Dibandingkan tahun lalu, jumlah pemudik meningkat, namun kasus kecelakaan justru menurun. Ini menunjukkan bahwa mobilitas tinggi tetap bisa dikelola dengan baik dan semakin aman,” ujarnya.

Data pemantauan menunjukkan bahwa puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 (H-3) mencapai lebih dari 270.315 kendaraan, meningkat sekitar 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, total kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai sekitar 2,52 juta kendaraan, atau naik tipis 0,9 persen dibanding tahun 2025.

Baca juga:  Wamenhan Terima Kepala LAN, Bahas Penguatan Sinergi Pemerintahan di Bidang Pertahanan

Data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 menunjukkan bahwa puncak pergerakan pemudik terjadi secara serentak di berbagai moda transportasi. Pada H-3 Lebaran, pergerakan tertinggi tercatat pada angkutan penyeberangan sebesar 403.883 penumpang, diikuti angkutan kereta api sebanyak 401.238 penumpang, angkutan udara 311.836 penumpang, serta angkutan darat 232.016 penumpang.

Meski terjadi peningkatan mobilitas, tingkat keselamatan justru menunjukkan perbaikan signifikan. Sepanjang periode mudik, jumlah kecelakaan tercatat turun sekitar 16 persen dibandingkan tahun 2025, dari 31 kejadian menjadi 26 kejadian. Hal ini menegaskan bahwa pengelolaan arus mudik tidak hanya mampu mengakomodasi peningkatan pergerakan, tetapi juga semakin efektif dalam menjaga keselamatan masyarakat.(*)

 

 

Sumber : (Humas Kemenko PMK/DND/UN-Humas Kemensetneg)

Berita Terkait

Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
Ribuan Buruh Terancam PHK, DPR ‘Gercep’ Koordinasi Mitigasi Bersama Pemerintah
DPR RI Buka Ruang Publik Beri Masukan terkait UU Keadaan Bahaya
Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Tinjau Teknologi Pertanian Modern untuk Perkuat Swasembada Pangan
Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi
Irma Suryani: Aturan Pesangon dan Kepailitan Harus Dipertegas dalam RUU Ketenagakerjaan
Presiden Prabowo Perkuat Dukungan untuk Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN
Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Bank Sentral China

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:26 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:38 WIB

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto

Senin, 8 Juni 2026 - 10:14 WIB

PEMKAB TUBABA DAN KEJAKSAAN PERKUAT SINERGI, PEMULIHAN KEUANGAN DAERAH CAPAI Rp8,62 MILIAR

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Komplotan Curanmor di Bandar Lampung Dibekuk, Polisi Buru 3 Rekan Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:17 WIB

YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

Personel Polres Tulang Bawang Barat Raih Perunggu dan Juara III kategori beregu mix Polri di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Berita Terbaru