Pemkab Pesawaran Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Lewat Sekolah Lansia dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

- Editorial Team

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pesawaran Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Lewat Sekolah Lansia dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Globalpewartasakti.com | Pesawaran(GPS). Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran meluncurkan dua program strategis yang menyasar kelompok rentan, yaitu Sekolah Lansia (Gerakan Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Keduanya diproyeksikan sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga, Jum’at 3 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SIDAYA dirancang sebagai ruang pemberdayaan lansia melalui pertemuan terjadwal sebanyak dengan kurikulum yang mengintegrasikan aspek kesehatan fisik, psikologis, hingga keterlibatan sosial.

Baca juga:  UIN Raden Intan Lampung Laksanakan KKN Terintegrasi di Kota Bandar Lampung.

“Sekolah lansia ini bukan hanya tempat belajar, tetapi wadah bagi orang tua kita untuk tetap sehat, aktif, produktif, dan bermartabat,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih dalam sambutannya.

Kepala BKKBN menuturkan bahwa Lampung saat ini memiliki lebih dari 1 juta lansia atau sekitar 11,35 persen dari total penduduk. Dengan tren peningkatan populasi lanjut usia, pemerintah perlu menyiapkan sistem yang mampu menjawab persoalan kesehatan, kesepian, hingga keterbatasan produktivitas.

“Dengan SIDAYA, lansia di Pesawaran diharapkan bisa menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar penerima layanan,” katanya.

Baca juga:  Sat Lantas Polres Lampung Barat Lakukan Penyekatan Kendaraan di Titik Longsor Jalan Lintas Liwa–Krui

Di sisi lain, program GENTING diarahkan untuk mendampingi keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia 0–23 bulan dari keluarga kurang sejahtera. Melalui skema Orang Tua Asuh (OTA), berbagai pihak dilibatkan untuk memberikan dukungan nutrisi, bedah rumah, dan perbaikan sanitasi.

Di Pesawaran, intervensi awal GENTING mencakup bantuan nutrisi selama enam bulan untuk 100 keluarga, renovasi jamban sehat bagi dua keluarga, serta bedah rumah untuk satu keluarga penerima manfaat.

“Masih ada banyak keluarga yang membutuhkan pendampingan, sehingga kami berharap program ini bisa terus diperluas bersama mitra potensial lainnya,” tambah Soetriningsih.

Baca juga:  Presiden Prabowo Dengarkan Aspirasi Tokoh Lintas Agama dan Tegaskan Komitmen Perjuangkan RUU Perampasan Aset

Bupati Pesawaran Nanda Indira menegaskan bahwa keberhasilan kedua program akan sangat bergantung pada keterlibatan multisektor.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pesawaran menargetkan penurunan prevalensi stunting sekaligus peningkatan kualitas hidup lansia. Program SIDAYA dan GENTING diharapkan menjadi model integrasi kebijakan sosial dan kesehatan di tingkat daerah yang memberi dampak langsung pada masyarakat.

“SIDAYA mendorong lansia agar tetap berdaya, sedangkan GENTING diarahkan untuk memperkuat generasi sejak 1000 hari pertama kehidupan. Jika keduanya berjalan optimal, maka Pesawaran bisa menghasilkan masyarakat yang sehat dari hulu sampai hilir,” ujarnya.(SIS GPS)

Berita Terkait

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 
Bupati Pringsewu Buka City to City Grounded dan Seminar Kepemimpinan Daerah
Kanit Reskrim Tegineneng berulah lagi !!! DPO Pemerasan Di jalinsun Berhasil Di bekuk
Bupati Parosil Tinjau Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Sumber Jaya dan Air Hitam
Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan
Pria di Pringsewu Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Keponakan Usia 5 Tahun
Bupati Lampung Barat Serahkan Salinan Keputusan Pelepasan Hutan 22.51 Hektare, Disambut Isak Tangis Bahagia Warga Sukapura

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics

Senin, 26 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:16 WIB

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Senin, 26 Januari 2026 - 11:38 WIB

Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terbaru