Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Tubaba Fasilitasi Percepatan Program Kebun Masyarakat Perusahaan Perkebunan

- Editorial Team

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Tubaba (GPS) – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Untung Budiono, S.Sos., M.H., memimpin jalannya Rapat Koordinasi Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) Perusahaan Perkebunan di Ruang Rapat Bupati Tubaba, Rabu (11/03/2026).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Rapat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat Nomor 090/358/II.21/TUBABA/2026 tanggal 9 Maret 2026, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, para camat, serta perwakilan perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 

 

 

Dalam arahannya, Untung Budiono menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan kewajiban perusahaan perkebunan terhadap masyarakat sekitar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

 

 

“Program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar ini merupakan bagian penting dalam mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah perkebunan,” ujarnya.

 

 

 

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berharap seluruh perusahaan perkebunan dapat menjalankan kewajiban tersebut secara optimal sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Baca juga:  Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Melaju hingga 8 Persen, Fundamental Terus Diperkuat

 

 

 

“Kami berharap perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat menjalankan kewajiban FPKMS secara bertahap dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

 

 

 

Dalam kegiatan tersebut turut hadir narasumber dari Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, yakni Fungsional Prasarana dan Sarana Pertanian Ahli Muda Aman Sentosa, S.P., M., yang memaparkan berbagai ketentuan terkait kewajiban perusahaan perkebunan dalam memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar.

 

 

 

Ia menjelaskan bahwa kewajiban Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan, Permentan Nomor 98 Tahun 2013, Permentan Nomor 18 Tahun 2021, serta sejumlah peraturan pemerintah terkait penyelenggaraan perizinan dan usaha perkebunan.

 

 

 

“Salah satu ketentuan penting dalam regulasi tersebut adalah perusahaan perkebunan yang memiliki izin usaha dengan luas minimal 250 hektare wajib memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat paling sedikit 20 persen dari total luas areal kebun yang diusahakan,” jelas Aman Sentosa.

Baca juga:  Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Respon Cepat Perbaiki Talud dan Jembatan

 

 

 

Ia menambahkan bahwa fasilitasi pembangunan kebun masyarakat tersebut dapat dilakukan melalui berbagai pola kemitraan.

 

 

 

“Fasilitasi dapat dilaksanakan melalui pola kredit, pola bagi hasil, bentuk pendanaan lain yang disepakati para pihak, maupun kemitraan usaha produktif perkebunan yang melibatkan masyarakat sekitar,” katanya.

 

 

 

Dalam sesi diskusi, sejumlah perangkat daerah dan perwakilan perusahaan juga menyampaikan berbagai masukan, terutama terkait mekanisme pelaksanaan FPKMS, sanksi bagi perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban, serta perhitungan Nilai Optimum Produksi (NOP) perkebunan.

 

 

 

Sementara itu, perwakilan Polres Tubaba menegaskan bahwa pelaksanaan FPKMS memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah perkebunan.

 

 

 

“Program FPKMS ini sangat penting untuk mendorong pemerataan ekonomi masyarakat sekaligus mencegah potensi konflik agraria di wilayah perkebunan,” ungkapnya.

 

 

 

Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan dalam rapat tersebut, perusahaan perkebunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat berada pada beberapa fase pelaksanaan FPKMS, yaitu:

Baca juga:  Pemkab Pesawaran Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

 

• PT. Huma Indah Mekar berada pada Fase I Tipe 1

 

• PT. Bumi Madu Mandiri pada Fase II Tipe 3

 

• PT. Pranasta Abadi pada Fase II Tipe 2

 

• PT. Budi Nusa Cipta Wahana pada Fase I

 

• PT. Sinar Randu Indah pada Fase III

 

• PT. Surya Utama Nabati (SUN) belum dapat ditentukan fasenya karena data perizinan belum lengkap.

 

 

 

Melalui rapat tersebut, seluruh perusahaan perkebunan yang hadir menyatakan komitmen untuk memenuhi kewajiban FPKMS sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

 

 

Sebagai tindak lanjut, perusahaan diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Tubaba guna mempercepat proses perhitungan Nilai Optimum Produksi (NOP) serta tahapan pelaksanaan FPKMS.

 

 

 

Selain itu, Dinas TPHP Kabupaten Tubaba juga akan segera membentuk Surat Keputusan (SK) Tim Teknis Percepatan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar, guna memastikan implementasi program berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.(*)

Berita Terkait

Melalui Rakor, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Matangkan Dua Event Besar
FGD Pengarusutamaan Digitalisasi Teknologi Pertanian Digelar di Tubaba Lampung
Rayakan HUT Ke-17, Bupati Tubaba Ajak Seluruh Elemen “Bertumbuh, Berdaya, Bersama”
Kukuhkan 31 Bolo Ngarit TBT, Bupati Novriwan: Majunya Peternakan Tubaba Ada di Pundak Kalian
Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan Pemberian Penghargaan ASN dan Tokoh Masyarakat dalam Rangka HUT ke-17
Pemkab Tubaba Susun Proyeksi Kebutuhan PNS Lulusan IPDN Periode 2026-2030
Bupati Tubaba Terima Audiensi Kepala BPS: Sinergi Data untuk Pembangunan Berkelanjutan
Percepat Pelaporan Kinerja, Sekda Tubaba Pimpin Rapat Finalisasi LPPD 2025

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:00 WIB

Kedapatan Memiliki Narkotika Jenis Sabu Dua Pria Diamankan Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Sabtu, 11 April 2026 - 12:44 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik BBM Oplosan, Dua Pelaku Dan Puluhan Derigen Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 12:04 WIB

Tersulut Emosi, Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri

Kamis, 9 April 2026 - 12:53 WIB

Polres Metro Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Satu Tersangka Diamankan

Kamis, 9 April 2026 - 12:48 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Bakauheni, Sejumlah Handphone Korban Diamankan

Rabu, 8 April 2026 - 12:46 WIB

Pick Up vs Motor di Pringsewu, Dua Tewas Satu kritis

Rabu, 8 April 2026 - 12:42 WIB

Mantan Pacar Jadi Pelaku, Polisi Tangkap Pria Kasus Curas di Natar

Rabu, 8 April 2026 - 12:39 WIB

Curi Buah Sawit dan Miliki Senpi Rakitan, Pria Asal Tulang Bawang Barat Diringkus Polisi

Berita Terbaru