Tak Kuat Bertahan di Hutan, Buronan Pembunuhan Lapo Tuak Turun Gunung

- Editorial Team

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Pringsewu (GPS) – Pelarian Supriyadi alias Supri (45), buronan kasus pembunuhan di lapo tuak Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, diwarnai kisah bertahan hidup yang penuh ketakutan dan penyesalan. Selama beberapa hari kabur, Supri mengaku bersembunyi di kawasan hutan dan perkebunan di wilayah Kabupaten Pesawaran, berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.

 

Dalam pengakuannya kepada penyidik, Supri menyebut sebagian besar waktunya dihabiskan di gubuk-gubuk kebun milik warga. Untuk bertahan hidup, ia hanya mengandalkan hasil kebun yang ditemuinya, seperti pisang, singkong, hingga pepaya. Bahkan, tak jarang ia harus menahan lapar seharian karena tidak menemukan makanan.

 

Rasa takut, lelah, dan penyesalan terus menghantui Supri selama pelarian. Ia mengaku kerap teringat istri dan anak-anaknya, terutama saat malam hari ketika harus tidur sendirian di tengah hutan. Kondisinya semakin memburuk setelah mengalami demam selama tiga hari berturut-turut.

 

“Sudah tidak kuat lagi. Badan sakit, pikiran juga terus kepikiran keluarga,” ungkap Supri kepada penyidik.

 

Merasa tak sanggup melanjutkan pelarian, Supri akhirnya memutuskan turun dari persembunyiannya. Ia berjalan kaki selama sekitar tiga hari hingga bertemu seorang warga di gubuk perkebunan yang kemudian membantunya menuju perdesaan. Dari situlah polisi akhirnya mengamankan Supri pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di rumah seorang warga di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Baca juga:  PENYIDIK KEJARI PRINGSEWU LAKUKAN PENGGELEDAHAN DI KANTOR BAPENDA PRINGSEWU DAN RUMAH TERKAIT PENYIDIKAN DUGAAN KORUPSI PENGADAAN JASA KONSULTANSI PENDATAAN SPPT PBB-P2 TA 2021–2022. 

 

Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dengan diamankannya Supriyadi, seluruh pelaku dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan terhadap Legiman (40), warga Pekon Tambahrejo Barat, telah berhasil ditangkap.

 

“Pelaku terakhir sudah kami amankan. Saat ini seluruh pelaku telah berada dalam tahanan dan proses hukum terus berjalan,” ujar Iptu Sugiyanto, Jumat (23/1/2026).

 

Iptu Sugiyanto menambahkan, Supriyadi memiliki peran aktif dalam peristiwa tersebut, mulai dari menjemput korban dari dalam lapo tuak hingga ikut melakukan pemukulan sebelum korban tewas akibat luka tusuk di dada sebelah kiri. Sebelumnya, polisi telah lebih dulu menangkap dua pelaku lainnya, yakni Doni Pratama Pratama, yang berperan sebagai pelaku utama penusukan menggunakan sebilah pisau, serta Nofriyanto, yang turut berperan dengan cara memegang tubuh korban saat kejadian.

Baca juga:  Sempat Syok hingga Pingsan, Korban Pencurian Sapi Terima Kembali Ternaknya

 

Atas perbuatannya, Supriyadi kini ditahan di Rutan Polsek Gadingrejo dan dijerat pasal pembunuhan serta kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

 

 

Sumber : Humas Polres Pringsewu

Berita Terkait

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Rumah di Palas, Dua Ponsel dan Uang Tunai Sempat Digondol
Kurang Dari 6 Jam Tekab 308 Polres Tulang Bawang Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis Dan Berencana
Gubernur Lampung Apresiasi Musrenbang RKPD 2027 di Pringsewu, Perkuat Perencanaan Pembangunan Partisipatif
Hotel Urban Style Pringsewu Lampung Salurkan CSR ke Panti Asuhan Tunas Harapan Aisyiyah Pringsewu di Bulan Ramadhan.
Buron Sepekan, Pelaku Utama Pencurian Mobil di Pringsewu Akhirnya Ditangkap Polisi
Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas Dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Pringsewu
Empat Pemuda Asal Provinsi Riau Diamankan Sat Res Narkoba Polres Mesuji Usai Transaksi
Amankan Jalur Arus Mudik, Polisi Buru Pelaku dan Gerebek Rumah Pelaku Pencurian

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:41 WIB

Menpora Erick dan Wamenpora Taufik Hadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:33 WIB

Elpisina: Pemerintah Harus Perhatikan Lonjakan Sampah Pasca-Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:36 WIB

Menkeu Pimpin Sidang Debottlenecking ke-5, Bahas Hambatan Impor dan Investasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:34 WIB

RUU PPRT Didukung Lintas Fraksi DPR: Atur Status Kerja, Jam Kerja, hingga Jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Transisi Energi dan Diversifikasi Sumber Minyak Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Hotel Urban Style Pringsewu Lampung Salurkan CSR ke Panti Asuhan Tunas Harapan Aisyiyah Pringsewu di Bulan Ramadhan.

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Penerimaan Pajak Hingga Akhir Februari Tumbuh 30,4 Persen, Sektor Konsumsi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:39 WIB

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional

Berita Terbaru