402 Warga Pringsewu Terima Bantuan Program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan

- Editorial Team

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Pringsewu (GPS) – Sebanyak 402 warga Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari sejumlah pekon di Kecamatan Gadingrejo, Kecamatan Pringsewu dan Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menerima bantuan pangan dari pemerintah melalui program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP) tahun 2026.

 

Penyaluran bantuan dipusatkan di Balai Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada Jumat, 17 Juli 2026, dihadiri Wagub Lampung dr. Jihan Nurlela dan Wabup Pringsewu Umi Laila, S.Ag., Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Dr. Elfira Umi Hanni, S.P., M.T., jajaran Badan Pangan Nasional dan Pemkab Pringsewu beserta instansi vertikal terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Wabup Pringsewu Umi Laila, S.Ag. program ini bukan sekadar penyaluran bantuan pangan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan, mengurangi angka kerawanan pangan, menekan risiko stunting, menjaga stabilitas sosial, sertanmeningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Pringsewu mengapresiasi BAPANAS dan Pemprov Lampung atas dukungan, perhatian, dan komitmennya bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Baca juga:  Urban Style Pringsewu Lampung Raih Juara 3 Lomba Bulu Tangkis Antarhotel se-Lampung.

 

“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai program ketahanan pangan, penguatan cadangan pangan pemerintah, stabilisasi pasokan dan harga pangan, pemberdayaan kelompok masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan petani dapat terus berkembang di Kabupaten Pringsewu,” ucap Wabup.

 

Terlebih, kata Umi, pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, beragam, dan terjangkau merupakan fondasi bagi terwujudnya SDM yang sehat, produktif, dan berkualitas. Meskipun disadari masih ada masyarakat yang menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan, baik karena faktor ekonomi, kondisi geografis, maupun dampak perubahan iklim yang mempengaruhi produksi pertanian.

Baca juga:  Wamenkeu Juda: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi 'Angin dan Layar' bagi Kapal Ekonomi Indonesia

 

“Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui rogram Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan. Kami optimis dengan dukungan pemerintah pusat dan Pemprov Lampung serta kerja sama seluruh masyarakat, Kabupaten Pringsewu akan mampu mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan menuju Pringsewu Makmur, Lampung Maju, dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Pringsewu Resmikan Rumah BUMN

 

Untuk diketahui, program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP) merupakan bentuk dukungan BAPANAS terhadap pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) No.8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang menyasar masyarakat yang mengalami kekurangan asupan energi harian minimum yakni sebesar 2.100 kilo kalori/kapita/hari atau Prevalence of Undernourishment (PoU).

 

Penyaluran bantuan yang menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2026 serta menyasar masyarakat miskin ekstrem atau kelompok kesejahteraan 10% terbawah (Desil 1) ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan energi harian masyarakat, juga untuk membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien berupa vitamin dan mineral yang dibutuhkan keluarga penerima manfaat. (*)

Berita Terkait

Dr. Suriyanto Tantang Audit Nasional KDMP: Benarkah Anggaran Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp800 Juta?
Sambut HUT ke-9, Urban Style Hotel Lampung Gelar Bakti Sosial: Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, dan Pembagian Sembako.
Kabur Berpindah Pindah Hingga ke Pulau Jawa, Penipu Modus Gadai Sawah Rp23 Juta Dibekuk Saat Melintas di Bandar Lampung
Satlantas Polres Pringsewu Manfaatkan MPLS Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar
Pemkab dan Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026
Berawal dari Utang Rp6 Juta, Pasangan Warga Pringsewu Hadapi Gugatan Perdata, LBH Ansor Berikan Pendampingan Hukum.
Pemkab Pringsewu Gelar Ngopi Serasi di Nusa Wungu
Diduga Tumpang Tindih Kepemilikan, Minim Pengawasan, dan Tak Transparan, Pengelolaan Dapur MBG Di Pasir Ukir Jadi Sorotan publik. 
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:39 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Kesiapan Pembukaan Bandar Lampung Expo 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WIB

Peninjauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandar Lampung

Senin, 13 Juli 2026 - 12:23 WIB

Personil Sat Brimob Polda Lampung Raih Prestasi Membanggakan di Kejuaraan Kapolri Cup VII

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:30 WIB

Di Balik Umroh Gratis dengan Anggaran Besar, Lingkaran Kekuasaan dan Jejak yang Tak Terbuka.

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:21 WIB

Walikota Bandar Lampung Hadiri Rakernas APEKSI XVIII dan Konferensi Pers di Kota Medan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

Buron 10 Bulan, Residivis Curanmor Dibekuk Usai Bobol Rumah Sales Rokok di Bandar Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:10 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:48 WIB

Manager Heaven Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pelapor Benturkan Kepala Sendiri di Polsek

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Modus COD Motor Kembali Makan Korban, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curas

Senin, 20 Jul 2026 - 12:40 WIB