Pimpinan Kemenkeu Perkuat Budaya Integritas untuk Menjaga Kepercayaan Publik

- Editorial Team

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Kemenkeu (GPS) – Pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan pentingnya penguatan budaya integritas sebagai fondasi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi bersama pimpinan Kemenkeu yang digelar di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan, Jumat (6/3).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti tentang integritas yang menjadi faktor utama penentu keberhasilan pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, seluruh kebijakan pemerintah, terutama kebijakan fiskal, mulai dari pengelolaan pajak, kepabeanan dan cukai, belanja negara, hingga pembiayaan, pada akhirnya bermuara pada satu hal yang sama, yaitu kepercayaan publik.

“Karena kita mengelola uang negara, uang rakyat, pajak, bea cukai, belanja negara, pembiayaan. Tapi ujungnya cuma satu yang menentukan semua itu jalan atau tidak, yaitu kepercayaan publik,” ujar Menkeu.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menjelaskan bahwa integritas bukan sekadar slogan atau formalitas administratif, melainkan fondasi utama bagi legitimasi kebijakan negara di mata masyarakat.

“Integritas itu bukan slogan, integritas itu fondasi kepercayaan publik kepada negara,” tegasnya.

Menkeu juga mengingatkan bahwa membangun integritas tidak dapat dilakukan hanya melalui perubahan struktur atau pergantian pejabat, tetapi harus tercermin dalam praktik nyata di lapangan. Menurutnya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kinerja para pimpinan dan aparatur negara dalam menjaga integritas institusi.

“Saya pikir ke depan Indonesia amat bergantung kepada kinerja Anda semua. Kalau kita gagal, NKRI-nya akan rusak. Saya minta Anda bekerja keras untuk mewujudkan hal itu supaya anak cucu kita bisa hidup lebih enak dan makmur di Indonesia,” kata Menkeu.

Baca juga:  DPC PWRI Pesawaran Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan bahwa integritas institusi berawal dari integritas pribadi setiap pegawai. Ia mengajak seluruh pimpinan untuk kembali meneguhkan komitmen integritas dalam menjalankan tugas. Selain itu, nilai integritas tidak hanya dijaga oleh pegawai, tetapi juga oleh lingkungan keluarga.

“Integritas kita dimulai dari diri. Jadi integritas institusi dimulai dari diri kita masing-masing. Kita pahami bukan hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai keluarga, sehingga keluarga kita pun dapat saling mengingatkan,” ujar Wamenkeu Suahasil.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai bahwa Kementerian Keuangan telah mencatat berbagai kemajuan dalam membangun integritas institusi. Namun demikian, ia menekankan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap integritas aparatur negara terus meningkat sehingga upaya perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Baca juga:  Mendag Mengunjungi UMKM DBFOODS di Padang, Sumatra Barat

“Kalau kita lihat dari waktu ke waktu, sudah banyak kemajuan di Kementerian Keuangan. Tapi ekspektasi masyarakat itu lebih dari itu. Jadi apa yang sudah baik harus dipertahankan,” ujar Wamenkeu Juda.

Melalui forum konsultasi pimpinan ini, Kemenkeu kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat budaya integritas di seluruh lini organisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan pengelolaan keuangan negara dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.(*)

 

 

Sumber : Kemenkeu RI

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung
Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC
Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB