Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Hijau Lewat Kerja Sama Dana Bergulir Kehutanan dengan BPDLH

- Editorial Team

Jumat, 3 April 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Pesawaran (GPS) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran tengah melakukan upaya dalam memperkuat akses pembiayaan bagi petani dalam mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Salah satunya melalui keterlibatan langsung Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dalam penandatanganan kerja sama pendanaan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) Multi Usaha Kehutanan yang digelar di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Jakarta Pusat pada Kamis (2/4/2026).

 

Penandatanganan kerja sama ini melibatkan kolaborasi pembiayaan dana bergulir untuk produk usaha kehutanan antara BPDLH dengan mitra pemasok dan offtaker, yakni PT Mars Symbioscience Indonesia untuk pengembangan ekosistem kakao serta PT Olam Food Ingredients Indonesia untuk pengembangan ekosistem agroforestri kopi, agrosilvopastura, dan holtisilvikultur.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Direktur Utama BPDLH, Wakil Menteri Kehutanan RI, Wakil Menteri Keuangan RI, Wakil Gubernur Lampung, Bupati Pesawaran, Bupati Lampung Timur, serta CEO Mars Symbioscience Indonesia.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Arief Budiman serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Alkholid, S.H., M.M.

Baca juga:  Kemenpora Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dalam Pembangunan Kepemudaan di Kalbar

 

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan hijau sekaligus mendorong penerapan praktik rantai pasok berkelanjutan bagi para petani perhutanan sosial di daerah.

 

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

 

“Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai upaya nyata memperkuat sektor kehutanan berbasis masyarakat. Melalui dukungan pembiayaan yang berkelanjutan, diharapkan para petani dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ekosistem,” ujarnya.

Baca juga:  Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Areal Persawahan Banyu Urip

 

Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam pengembangan ekonomi hijau berbasis potensi lokal serta memperkuat posisi daerah sebagai bagian dari rantai pasok komoditas berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

 

Sebagai tindak lanjut, direncanakan pada Mei 2026 mendatang akan dilaksanakan launching perdana program dana bergulir oleh Gubernur Lampung di dua kabupaten sentra kakao, yakni Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur.(*)

Berita Terkait

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
LMPP Kabupaten Pesawaran Buka Bersama di Cafe Manohara, Kekompakan dan Soliditas Selalu Terjaga.
Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027, Dorong Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Musrenbang RKPD 2027 Digelar di GSG Pemda Pesawaran, Gubernur Lampung dan Bupati Nanda Indira Bastian Sampaikan Arah Pembangunan.
Gema Ramadhan Yonif 7 Marinir: Prajurit dan Jalasenastri Berbagi Takjil di Ketapang.
Perkuat Disiplin dan Pengawasan Internal, Kapolres Pesawaran Lakukan Pengecekan Senpi Dinas Personel Jajaran
Bantuan ATENSI Kemensos RI Disalurkan untuk 303 Warga Pesawaran Penerima Manfaat
PWRI Pesawaran Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMP Negeri 18 Pesawaran ke Aparat Penegak Hukum.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 11:36 WIB

Fakta Penjualan Solar di Bawah Harga Pokok Produksi oleh PT Pertamina Patra Niaga

Jumat, 3 April 2026 - 11:30 WIB

Harga Avtur Dunia Melonjak Drastis, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Strategis

Kamis, 2 April 2026 - 12:08 WIB

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Kamis, 2 April 2026 - 12:01 WIB

Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

Kamis, 2 April 2026 - 11:50 WIB

Diplomasi “Anabul” Presiden Prabowo di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee

Rabu, 1 April 2026 - 11:52 WIB

Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko dan Adaptivitas di Tengah Ketidakpastian Global

Rabu, 1 April 2026 - 11:48 WIB

Komisi III Bakal Panggil Kejari Karo dan Komisi Kejaksaan, Terkait Perkara Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:42 WIB

Presiden Lee Jae Myung Tegaskan Era Baru Kemitraan Indonesia– Republik Korea

Berita Terbaru