Presiden Prabowo Ajak Universitas Inggris Dirikan 10 Kampus Berstandar Dunia di Indonesia

- Editorial Team

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) –  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable yang digelar di Lancaster House, London, Selasa (20/01/2026).

 

“Kita ingin mengajak kerja sama nanti, mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gajah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi. Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media usai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebelumnya dalam pengantar pertemuan, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi kekurangan tenaga medis yang signifikan, termasuk dokter dan dokter gigi. Presiden mencatat bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara jumlah lulusan setiap tahunnya masih sangat terbatas.

Baca juga:  Sat Lantas Polres Lampung Barat Gelar Penertiban Kendaraan Knalpot Brong dan Tanpa Surat Lengkap

 

“Kami hanya menghasilkan sekitar 9 ribu dokter setiap tahunnya. Jadi, entah berapa tahun lagi, dan pada saat kami mencapai 140 ribu dokter, semakin banyak dokter yang akan pensiun. Jadi, ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis,” ujar Presiden Prabowo.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Presiden berencana membangun 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang sains dan teknologi. Presiden menegaskan bahwa universitas-universitas tersebut akan dibangun dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

 

“Saya ingin menggunakan standar Inggris, yaitu standar pendidikan tertinggi dari universitas-universitas terbaik di Inggris,” ungkap Presiden.

Baca juga:  Resital Sekolah Seni Tubaba Angkat Tema "Pertumbuhan Kesadaran", Wujud Perjalanan 10 Tahun Program Kebudayaan

 

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah. Para mahasiswa akan mengikuti pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan. Pemerintah Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan British Council, termasuk penerapan standar IELTS.

 

Selain pengembangan universitas, Presiden Prabowo turut menjelaskan rencana pembangunan rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus mengurangi pengeluaran masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri.

 

“Menurut pendapat saya, jika kita melakukan itu (membangun rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus), mungkin kita bisa menghemat USD6 miliar setiap tahun, yang uangnya dapat disalurkan ke universitas dan rumah sakit ini,” ucap Presiden.

Baca juga:  Lindungi 1 Juta Petambak Udang dari Ancaman Blokir Ekspor Amerika, Riyono Bergerak Cepat

 

Presiden Prabowo pun menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap dosen dan profesor asing, termasuk skema profesor tamu dari universitas mitra. Presiden meyakini bahwa kerja sama ini akan memberikan manfaat timbal balik bagi pengembangan pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

 

Presiden Prabowo juga optimistis bahwa seluruh persiapan dapat diselesaikan sehingga universitas-universitas baru tersebut akan mulai menerima mahasiswa pada tahun 2028 mendatang.

 

“Dan pada awal tahun 2028, kita bisa memiliki kelompok pertama di Indonesia. Jadi rencananya adalah untuk membangun sebuah kawasan yang terdiri dari universitas-universitas ini, dan kita harus menjamin kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan seluruh kampus agar menarik bagi dosen asing untuk bekerja di Indonesia,” pungkas Presiden.(*)

 

 

 

Sumber :  (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Peran BRICS Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia
Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi dan Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Senin, 7 September 2026 - 11:47 WIB

Pembagian Masker Untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Sabtu, 5 September 2026 - 12:00 WIB

Istri Cium Bau Hangus, Rumah di Sukarame Bandar Lampung Ludes Terbakar

Jumat, 4 September 2026 - 12:16 WIB

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WIB

Ops Sikat Krakatau, Polresta Bandar Lampung Ungkap 33 Kasus dan Tangkap 34 Tersangka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Isu 2 Anggota DPRD Bandar Lampung Digerebek di Hotel, Pernyataan Ketua BK Yuhadi Dinilai Terlalu Dini.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seminar Nasional “Menata Pesisir: Wujudkan Waterfront City Untuk Lampung Maju”

Berita Terbaru