Globalpewartasakti.com | Tubaba (GPS) – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Usulan Transfer ke Daerah (TKD) SG Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2027 yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kamis (25/06/2026).
Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat perencanaan dan kesiapan usulan program serta kegiatan yang akan diajukan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD), guna mendukung optimalisasi pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Sekda Tubaba menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus lebih serius dan proaktif dalam memperjuangkan sumber-sumber pendanaan daerah. Menurutnya, kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan menuntut setiap perangkat daerah untuk mampu memanfaatkan setiap peluang pendanaan yang tersedia dari pemerintah pusat.
Iwan Mursalin menjelaskan bahwa peluang penambahan alokasi TKD pada tahun 2027 harus disikapi dengan kesiapan perencanaan yang matang serta kelengkapan data dan dokumen pendukung yang berkualitas. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta tidak hanya mengusulkan program dan kegiatan, tetapi juga memastikan seluruh persyaratan administrasi maupun teknis telah dipersiapkan secara lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keberhasilan memperoleh anggaran tidak muncul secara tiba-tiba pada saat pembahasan APBD, melainkan dimulai sejak tahap perencanaan. Setiap usulan harus benar-benar siap, didukung data yang lengkap, rinci, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa setiap usulan kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, harus disusun secara detail mulai dari kebutuhan teknis, lokasi kegiatan, sasaran program, hingga rincian pembiayaan. Kesiapan dokumen menjadi faktor penting dalam proses verifikasi dan penilaian usulan yang akan diajukan kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, berkurangnya sejumlah sumber pendapatan transfer dalam beberapa tahun terakhir telah berdampak pada terbatasnya ruang fiskal pemerintah daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik. Oleh sebab itu, seluruh perangkat daerah dituntut untuk lebih aktif dan responsif dalam mempersiapkan usulan program yang berpotensi memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Kita harus memanfaatkan setiap peluang pendanaan yang tersedia. Jangan sampai kesempatan yang diberikan pemerintah pusat terlewat hanya karena kita tidak siap. Seluruh OPD harus menjadi pejuang anggaran dengan menyiapkan perencanaan yang matang dan dokumen yang lengkap,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah untuk segera menyelesaikan proses verifikasi dan validasi dokumen sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga seluruh usulan dapat diajukan tepat waktu dan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan dukungan pendanaan.
“Setengah tahun ke depan harus menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki kondisi daerah. Dengan perencanaan yang baik, kerja keras, dan sinergi seluruh OPD, saya optimistis Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat meningkatkan perolehan anggaran serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.







