Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

- Editorial Team

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Tulang Bawang Barat (GPS) –  Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Bank Indonesia melalui program CSR melaksanakan kegiatan Smart Farming penanaman cabai dalam rangka pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah, Jumat (19/06/2026), di Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada kegiatan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Novianti Novriwan, secara simbolis bersama jajaran Kepala OPD melakukan penanaman bibit cabai sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan daerah serta upaya menjaga stabilitas harga komoditas pangan di masyarakat.

 

 

 

Ny. Novianti Novriwan menyampaikan apresiasinya terhadap penerapan teknologi pertanian modern melalui sistem Smart Farming yang dinilai mampu membantu para petani meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses budidaya tanaman.

Baca juga:  Ketua TP-PKK Tubaba Membuka Rakor Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tahun 2025

 

 

 

“Program seperti ini sangat baik untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan adanya teknologi Smart Farming, para petani dapat lebih terbantu dalam pengelolaan tanaman sehingga hasil pertanian diharapkan semakin meningkat,” ujar Novianti.

 

 

 

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna mendukung kebutuhan pangan keluarga maupun daerah.

 

 

 

“Kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada, khususnya dalam menanam komoditas pangan seperti cabai, sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” tambahnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tekankan Peran Teknologi dalam Percepatan Penyelesaian Persoalan Nasional

 

 

 

Pemilik kebun, Bapak Suwito, menjelaskan bahwa cabai yang ditanam merupakan varietas lokal Sumatera jenis akar. Menurutnya, pemilihan varietas lokal dilakukan karena lebih cocok dengan kondisi cuaca saat ini yang masih belum menentu.

 

 

 

“Cabai yang kami tanam ini jenis akar, varietas lokal Sumatera. Untuk kondisi cuaca sekarang lebih cocok menggunakan varietas lokal karena lebih tahan. Kalau cuaca sudah bagus dan stabil, nanti baru kita coba gunakan varietas hibrida,” ujar Suwito.

 

 

 

Ia juga menjelaskan bahwa sistem Smart Farming yang digunakan dirakit dan dilaksanakan oleh Bapeltan (Balai Pelatihan Pertanian) guna mempermudah proses budidaya tanaman cabai.

Baca juga:  Kedapatan Bawa Ekstasi di Acara Organ Tunggal, Pemuda Asal Buay Pemuka Peliung Diamankan Polisi Way Kanan

 

 

 

“Dengan sistem ini penyiraman jadi lebih mudah dan biaya operasional bisa ditekan. Penyiraman juga bisa diatur otomatis, misalnya pagi dan sore hari, jadi tidak perlu dilakukan manual terus-menerus,” tambahnya.

 

 

 

“Sekitar 78 hari cabai sudah mulai bisa dipetik. Kalau perawatannya bagus, masa panennya bisa sampai enam sampai tujuh bulan,” pungkasnya.

 

 

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap pemanfaatan teknologi pertanian modern dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Wabup Tubaba Lepas 6 Siswa Sekolah Rakyat Asal Tubaba, BAZNAS Salurkan Beasiswa dan Bantuan
Pemkab Tubaba Sambut kunker Pangdam XXI/Radin Inten ke KDMP Pulung Kencana
Bupati Tubaba Terima Audiensi Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM
Verifikasi Faktual PKPD 2026, Sekda Tubaba Dampingi Tim Penilai Tinjau BUMTI dan Pengrajin Tikew
Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Tubaba Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Tekab 308 Polsek Padang Cermin Ringkus Pelaku Penggelapan Motor NMax di Bandar Lampung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Soroti Modus TPPO Berkedok Wisata, Abdullah Desak Strategi Pencegahan Diperbarui

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kurang dari 24 Jam, Dua Residivis Curanmor Dibekuk usai Gasak Motor Petani di Pringsewu

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Mercy Barends: Komite Independen Penting Jaga Akuntabilitas Perampasan Aset

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai Ringkus Pengedar Sabu, 10 Paket Siap Edar Diamankan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Presiden Prabowo: Bangsa Maju Lahir dari Elite yang Bersatu, Bukan yang Terpecah

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:34 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Soroti Anggaran Dinas Kesehatan 2025–2026, Surat Permohonan Informasi Tak Kunjung Dijawab: “Efisiensi Dimananya?”

Berita Terbaru