Indonesia Incorporated: Presiden Prabowo Satukan Kekuatan Nasional Menuju Kemandirian Energi

- Editorial Team

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh kekuatan nasional untuk mewujudkan kemandirian energi Indonesia. Menurut Kepala Negara, kekuatan ekonomi nasional harus dibangun secara bersama-sama, tanpa membedakan skala usaha.

“Hari ini saya mengajak kalian Indonesia Incorporated. Kita harus jadi satu. Yang kuat, yang menengah, yang agak menengah, dan yang lemah. Harus bersatu,” kata Presiden Prabowo saat meresmikan peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (13/08/2026).

Presiden Prabowo menyebut bahwa persatuan tersebut diperlukan untuk memperkuat ketahanan Indonesia menghadapi berbagai gejolak global, khususnya di sektor energi. Kepala Negara menilai ketergantungan terhadap energi dari luar negeri dapat membuat Indonesia ikut terdampak ketika terjadi konflik maupun perang dagang di negara lain.

“Kita terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar,” tegasnya.

Presiden Prabowo mengatakan Indonesia sesungguhnya memiliki modal besar untuk membangun kemandirian, yakni sumber daya alam yang melimpah. Namun, kekayaan tersebut harus dijaga dan dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi bangsa.

Salah satu langkah yang didorong pemerintah adalah mempercepat penggunaan energi listrik dalam berbagai sektor. Menurut Presiden Prabowo, elektrifikasi transportasi dan peralatan industri dapat menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Salah satu cara mengelolanya adalah seperti hari ini. Dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman. Kita akan lebih sejahtera,” kata Prabowo.

Baca juga:  Mantan Pacar Jadi Pelaku, Polisi Tangkap Pria Kasus Curas di Natar

Kepala Negara menyoroti besarnya pengeluaran Indonesia untuk kebutuhan bahan bakar minyak dari luar negeri. Presiden Prabowo menyebut devisa yang dikeluarkan untuk BBM mencapai sekitar US$28 miliar hingga US$30 miliar setiap tahun. Karena itu, pemerintah bertekad menekan ketergantungan tersebut melalui berbagai kebijakan energi.

Selain mendorong elektrifikasi, pemerintah juga menyiapkan sejumlah agenda transisi energi. Presiden Prabowo menyampaikan rencana mengganti penggunaan LPG dengan CNG serta membangun pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas total 100 gigawatt dalam empat tahun. Presiden Prabowo juga meminta PT PLN (Persero) mempercepat pengurangan pembangkit listrik berbahan bakar diesel.

Baca juga:  Presiden Prabowo Resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui, Hadirkan Layanan Kesehatan Modern Masyarakat Pesisir Barat

“PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel. Kurang lebih 13 gigawatt harus segera kita tinggalkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber energi lain yang masih terus diteliti dan dikembangkan. Ia menyebut para ilmuwan dan peneliti Indonesia terus menemukan potensi baru, termasuk cadangan hidrogen alam yang dinilainya sangat besar.

Presiden Prabowo pun optimistis berbagai langkah tersebut dapat memperkuat kemandirian energi Indonesia dalam waktu relatif singkat. Ia memperkirakan proses penguatan tersebut dapat terlihat dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

“Kita akan bangkit benar-benar. Sekarang kita sudah mulai bangkit,” pungkasnya.(*)

 

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Amerika Serikat
Tekab 308 Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Curanmor, Satu Pelaku Spesialis Kunci T Diamankan
Pemerintah Gelontorkan Rp18,9 Triliun untuk Pemda, Gus Khozin Dorong Evaluasi TKD 2027
Rp14,95 Miliar Disorot! GRIB Jaya Pringsewu Tantang Dinkes Buka Data: “Efisiensi Dimana? Surat Sudah Diterima, Kok Diam?”
Riyono “Caping” Dorong Penguatan UMKM Perikanan Berorientasi Ekspor
Titik Api Terus Berulang, Legislator Desak Kemenhut Ubah Strategi Karhutla
Polda Lampung Berhasil Ungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Lampung Tengah, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Pemerintah Perkuat Penanganan Kekeringan di 492 Lokasi di Tanah Air
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:40 WIB

Modus COD Motor Kembali Makan Korban, Polisi Ringkus Dua Pelaku Curas

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:22 WIB

Tagih Utang Mantan Pacar, Tukang Ojek Jadi Korban Cemburu Buta

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:56 WIB

KSKP Bakauheni Perketat Pemeriksaan, Cegah Peredaran Narkoba, Senjata Api Ilegal, dan Barang Berbahaya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pencurian 105 Tabung LPG di Kalianda, Pelaku Buron Hampir Setahun Ditangkap di Rumahnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WIB

Ungkap Kasus Curat di Katibung, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:24 WIB

Sebulan Sapu Bersih Street Crime, Polda Lampung Tangkap 212 Pelaku dan Bongkar Sindikat Kejahatan

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:04 WIB

KPU Lampung Selatan Perkuat Akurasi Data Pemilih, Ketua KPU: Kualitas DPT Ditentukan Kerja Sama Semua Pihak

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:27 WIB

Mahasiswa ITERA Gelar Sosialisasi Biokonversi Limbah Makanan Bergizi Gratis Melalui Budidaya Maggot di Desa Sumber Agung

Berita Terbaru