Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap

- Editorial Team

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Bandar Lampung (GPS) –  Polisi mengungkap kasus penemuan jasad bayi laki-laki di saluran air belakang Pasar Tugu, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Seorang perempuan berinisial ES (36) ditangkap polisi terkait kasus tersebut. Pelaku diamankan di rumahnya di Jalan Romowijoyo, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Toni Apriadi mengatakan pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan setelah polisi menerima laporan penemuan jasad bayi pada Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil penyelidikan yang dilakukan, kami mendapatkan informasi yang mengarah kepada pelaku,” kata Toni, Rabu (26/8/2026).

ES diketahui sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Dari hasil pemeriksaan awal, perempuan tersebut diduga melahirkan bayi laki-laki di kamar mandi rumahnya.

Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan di luar pernikahan. Setelah melahirkan, bayi kemudian dibuang ke aliran sungai.

Baca juga:  Walikota Eva Dwiana Bandar Lampung : Cegah Banjir Jaga Kali, Musim Hujan, Saatnya Peduli

Polisi kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menangkap ES di kediamannya. Petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kain bedong bayi dan satu baju milik pelaku yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Setelah diamankan, ES dibawa ke Mapolsek Tanjung Karang Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga membawa ES ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis terkait kondisi tubuhnya setelah proses persalinan.

“Pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah penangkapan, yang bersangkutan juga kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis,” ujar Toni.

Namun, penanganan medis terhadap ES masih berlanjut. Pada Rabu malam, ES kembali dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani tindakan medis pascamelahirkan, termasuk kuret.

Baca juga:  Sat Narkoba Polres Lamtim Mengamankan Seorang Tersangka Penyalahguna Narkotika

Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan medis terhadap kondisi ES setelah proses persalinan.

Di sisi lain, polisi masih mendalami penyebab kematian bayi. Jasad korban rencananya menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.

“Rencananya malam ini kami akan melakukan autopsi terhadap jasad bayi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” kata Toni.

Autopsi menjadi bagian penting dalam penyidikan untuk memastikan kondisi dan penyebab kematian bayi tersebut, termasuk mengetahui apakah bayi meninggal sebelum atau setelah dilahirkan.

Toni mengatakan motif ES membuang bayi tersebut juga masih didalami. Polisi belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Untuk motifnya masih kami dalami. Termasuk apakah ada keterlibatan pihak lain, masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan,” ujarnya.

Sebelumnya, jasad bayi laki-laki ditemukan di saluran air belakang Pasar Tugu, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Tanjung Agung, pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca juga:  Kedapatan Konsumsi Miras, Polsek Sukarame Bubarkan Tongkrongan Club Motor di Bandar Lampung

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh dua pelajar yang melintas di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan kepada kepolisian.

Tim gabungan selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan, polisi mendapatkan informasi yang mengarah kepada ES hingga akhirnya dilakukan penangkapan di kediamannya pada Rabu siang.

Saat ini ES masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Tanjung Karang Timur. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

Penyidik juga akan mendalami hasil pemeriksaan medis ES serta hasil autopsi jasad bayi sebagai bagian dari proses penyidikan.(*)

 

 

Sumber : Humas Polresta Bandar Lampung 

Berita Terkait

Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita
Proyek Tanggul Way Katibung-Way Sulan Dilaporkan LSM ISC-MAJAS ke Kejati Lampung Hingga Surati BBWS
MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.
Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Rp350 Juta Modus Join Modal Proyek Irigasi, Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Bogor
Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Berita Terbaru