Polisi Periksa Pihak Hotel di Bandar Lampung Imbas 30 Pengunjung Keracunan

- Editorial Team

Senin, 16 Desember 2024 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Bandar Lampung (GPS) – Polisi memanggil sejumlah pihak hotel imbas dari peristiwa keracunan yang dialami oleh 30 pengunjung Hotel usai menyantap sajian seafood di resto hotel tersebut.

Polisi memanggil pihak hotel terkait peristiwa yang terjadi pada Kamis malam lalu.

Hingga tadi malam, sejumlah pihak Hotel Novotel dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung. Mereka diperiksa di ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter).

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M Hendrik Apriliyanto membenarkan hal tersebut.

“Benar, hingga tadi malam setelah adanya informasi terkait keracunan makanan di Hotel Novotel kami melakukan penyelidikan yang dimana tadi malam Kepala Chef dan Cook Helper di resto hotel tersebut kami mintai keterangan,” katanya, Sabtu (14/12/2024).

Baca juga:  Pemerintah Kota Bandar Lampung Tandatangani MoU Percepatan Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

Selain itu, Hendrik menyebutkan pihaknya juga telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium atas peristiwa tersebut.

“Tadi malam tim sudah mendatangi Hotel Novotel dan karyawan PT Bukit Asam yang menjalani perawatan di RS Budi Medika. Di hotel kami menyita test food untuk selanjutnya akan diuji laboratorium, sementara di rumah sakit tim juga memintanya keterangan atas peristiwa tersebut,” bebernya.

Baca juga:  Berbagi Berkah Ramadhan, PD GEMIRA Lampung Rangkul 1.000 Pengemudi Ojol Bandar Lampung

Sebelumnya, puluhan pengunjung Hotel Novotel Bandar Lampung dilarikan ke rumah sakit. Mereka mengalami keracunan usai menikmati sajian seafood di hotel tersebut.

Diketahui 30 orang yang mengalami keracunan adalah karyawan PT Bukit Asam Lahat, Sumatera Selatan.(*)

Berita Terkait

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.
Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.
Aksi Bajing Loncat di Teluk Ambon Panjang, 1 Pelaku Ditangkap-3 Lainnya Diburu
Penyaluran Bantuan Beras Kepada Masyarakat Bandar Lampung
Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.
Wali Kota Eva Dwiana Sambut Kunjungan Mahasiswa Dan Civitas Akademika Unhan RI
Pengelola Lahan, Bantah Aktivitas di Kedamaian sebagai Tambang Ilegal.
Wali Kota Eva Dwiana Dorong KPRI Ragom Gawi Perkuat Inovasi Dan Layanan Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:26 WIB

Revisi UU Desain Industri Guna Respons Perubahan Zaman dan Lindungi Kekayaan Intelektual

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:58 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:14 WIB

Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Perkuat Budi Daya Modern dan Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:58 WIB

Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:27 WIB

Subardi: BUMN Harus Ambil Peran Besar Demi Buka Akses Wisata Jogja

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:49 WIB

Rakernas KONI 2026 Resmi Dibuka, Wamenpora Taufik Tegaskan Sinergitas Demi Prestasi Olahraga Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:45 WIB

Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Tegaskan Kekayaan Alam Harus untuk Kemakmuran Rakyat

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:03 WIB

Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.

Berita Terbaru