PDKT dengan Kumis Pak Kades’: Inovasi Sampang Perangi Kusta hingga ke Desa

- Editorial Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terus berupaya menekan angka kusta dengan berbagai cara unik, salah satunya program ‘PDKT dengan Kumis Pak Kades’ (Peduli Kesehatan Kulit dengan Komunikasi Perubahan Perilaku Masyarakat Desa). Melalui pendekatan berbasis masyarakat dan kerja sama lintas sektor. Kabupaten Sampang menargetkan wilayahnya bebas kusta sebelum 2030.

Sampang menjadi salah satu kabupaten dengan beban kusta tertinggi di Jawa Timur. Pada 2014, prevalensi kusta tercatat 4,81% per 10.000 penduduk, sementara data terbaru menunjukkan penurunan menjadi 2,27% per 10.000 penduduk di tahun 2024. Meski demikian, masih ada tantangan seperti stigma, keterlambatan pengobatan, dan akses layanan yang belum merata.

Baca juga:  Komisi II Siap Bahas UU Terkait Batas Wilayah di Seluruh Indonesia

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan layanan kesehatan yang inklusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak penandatanganan komitmen dengan Kementerian Kesehatan, kami langsung bergerak cepat. Layanan kesehatan gratis dan berkualitas harus dirasakan semua warga, termasuk penyintas kusta,” katanya.

Selain pemeriksaan aktif, pemerintah daerah juga memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan modal kerja bagi penyintas kusta yang sudah sembuh agar tetap produktif.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, menjelaskan program ‘PDKT dengan Kumis Pak Kades’ menjadi salah satu inovasi untuk mendekatkan layanan skrining kusta ke masyarakat desa.

Baca juga:  Lakukan Rotasi, Menkeu Lantik 43 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

“Lewat ‘PDKT’, kami mengajak kepala desa, tokoh masyarakat, dan kader penyintas kusta agar warga lebih terbuka memeriksakan diri. Hasilnya, penemuan kasus kusta jadi lebih cepat,” ungkapnya.

Selain ‘PDKT’, Sampang juga sudah membentuk lima Desa Sahabat Kusta dan menjalankan program DesaKu Asik yang melatih kader desa membantu edukasi dan pendampingan pengobatan.

Tahun ini, Sampang juga mengadakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Melalui program ini, warga bisa memeriksakan kesehatan secara gratis, termasuk skrining kusta, tuberkulosis, dan penyakit lain. Dari total sasaran lebih dari 891 ribu penduduk, sudah lebih dari 48 ribu warga mendaftar dan 45 ribu di antaranya mendapatkan pemeriksaan.

Baca juga:  Menkeu Sri Mulyani: Penempatan DHE SDA di Perbankan Indonesia Relatif Stabil, Lebih dari 30 Persen

dr. Dwi menambahkan skrining kusta juga menyasar anak sekolah.

“Kami sudah melaksanakan Cek Kesehatan Gratis untuk anak sekolah di berbagai kecamatan. Ini bagian dari upaya menemukan kasus lebih dini dan mencegah penularan,”ujarnya.

Langkah-langkah ini diharapkan bisa mempercepat eliminasi kusta di Sampang. Pemerintah mengajak semua pihak, mulai dari perangkat desa, petugas puskesmas, hingga tokoh agama, untuk terlibat aktif dalam penanggulangan kusta secara menyeluruh.(*)

 

 

 

Sumber : Kementerian Kesehatan

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Berita Terbaru