Lagi dan Lagi, Dua Periode Menjabat: Desakan Warga Minta Usut Tuntas ADD Desa Sukamandi, Way Lima Pesawaran Semakin Deras.

- Editorial Team

Senin, 29 September 2025 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lagi dan Lagi, Dua Periode Menjabat: Desakan Warga Minta Usut Tuntas ADD Desa Sukamandi, Way Lima Pesawaran Semakin Deras

Globalpewartasakti.com | Pesawaran (GPS) Polemik pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Sukamandi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, kembali menjadi sorotan tajam. Sejumlah warga angkat suara dan mendesak agar penggunaan Dana Desa selama dua periode kepemimpinan kepala desa segera diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku.Senin 29 september 2025.

Dalam wawancara dengan awak media,yang namanya tidak mau dipublish. seorang warga menyebut adanya dugaan penggunaan anggaran Dana Desa untuk kepentingan pribadi. Salah satunya terkait pembangunan makam keluarga yang disebut dibangun oleh kaur pembangunan berinisial S.

“Setahu kami, TPU di desa ini hanya ada dua lokasi. Kalau yang dibangun itu makam keluarga, dari mana sumber dananya? Jangan-jangan pakai dana desa,” ujar warga tersebut dengan nada kritis.

Selain itu, warga juga menyoroti keberadaan bangunan pendopo di belakang rumah kepala desa. Publik bertanya-tanya, apakah tanah yang digunakan merupakan tanah desa atau milik pribadi. “Kalau itu tanah desa, masyarakat berhak tahu kejelasannya,” tambah warga lain.

Baca juga:  Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Bangunan Posyandu yang dibangun pada 2017 juga tak luput dari perhatian. Warga menilai kualitasnya tidak sesuai harapan. “Itu pakai besi siku, tidak kuat, sudah tampak tidak layak. Padahal katanya dari anggaran desa,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Warga juga mengkritisi proyek drainase yang bersumber dari Dana Desa. Menurut pengakuan mereka, upah pekerja hanya sekitar Rp 60 ribu per meter untuk sistem swakelola. “Kalau soal total anggaran, masyarakat tidak pernah tahu. Yang jelas, kami hanya tahu soal upah pekerja,” beber salah satu warga.

Baca juga:  Menpora Dito Ariotedjo Pimpin Parade Lap F1 Powerboat Diatas Jetski

Seiring berjalannya waktu dan memasuki dua periode kepemimpinan kepala desa, warga semakin lantang menyuarakan desakan agar penggunaan ADD Sukamandi diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

“Kami sangat ingin semua anggaran Dana Desa Sukamandi benar-benar diperiksa. Kalau ada penyimpangan, ya harus diproses sesuai aturan,” tegas warga.

Desakan masyarakat ini menandai semakin derasnya aspirasi publik untuk mendapatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa Sukamandi. Sorotan tajam diarahkan pada proyek-proyek fisik, pemanfaatan aset desa, hingga alokasi anggaran yang selama ini dinilai tidak jelas oleh warga.(TIM)

Berita Terkait

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan
Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026
Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba
Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB