ALAO Gelar Aksi Damai di Kejari dan DPRD Lampung Tengah,atas inisiasi PWRI Lampung Tengah menjadi Barometer Lahirnya Aliansi 14 Organisasi Bersatu Sampaikan Aspirasi Penegakan Hukum.

- Editorial Team

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ALAO Gelar Aksi Damai di Kejari dan DPRD Lampung Tengah,atas inisiasi PWRI Lampung Tengah menjadi Barometer Lahirnya Aliansi 14 Organisasi Bersatu Sampaikan Aspirasi Penegakan Hukum.

Globalpewartasakti.com | Lampung Tengah(GPS).
Aliansi Lintas Antar Organisasi (ALAO) yang terdiri dari 14 unsur media, LSM, dan ormas di Lampung Tengah menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan DPRD Lampung Tengah pada Kamis (16/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut diawali dari Kantor DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Tengah, yang menurut para peserta menjadi wadah pemersatu terbentuknya aliansi tersebut. Meski diguyur hujan deras, massa tetap melaksanakan aksi dengan membawa spanduk dan membacakan tuntutan secara terbuka.

Baca juga:  Dugaan Skandal Upah Murah di PT RAMA JAYA LAMPUNG : Di Tengah Derita Buruh, Suara Kemanusiaan Menggema.

Ketua Koordinator Lapangan ALAO, M. Hefky Aburizal, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait harapan terhadap penegakan hukum di Lampung Tengah.

“Kami datang bersama 14 organisasi untuk menyuarakan aspirasi agar proses hukum berjalan transparan dan profesional,” ujar Hefky di depan Kantor Kejari Lampung Tengah.

Hal senada disampaikan Ketua Laskar Lampung Tengah, Yunisa Putra, yang menyebut bahwa aksi damai ini merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja lembaga publik.

“Ini bentuk keprihatinan kami atas sejumlah laporan yang kami sampaikan sebelumnya. Kami percaya aparat penegak hukum mampu bekerja sesuai kewenangan,” kata Yunisa.

Lima Aspirasi yang Disampaikan ALAO

Dalam aksinya, ALAO membawa lima aspirasi pokok, antara lain:

Baca juga:  PRAJURIT PETARUNG " AJABRA " YONIF 7 MARINIR MELAKSANAKAN RENANG BERSAMA PERWIRA BRIGIF 4 MAR/BS

1. Mendorong Kejari Lampung Tengah menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan anggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

2. Mengingatkan agar penanganan perkara dilakukan tanpa kepentingan di luar konteks penegakan hukum.

3. Meminta perhatian terhadap penyusunan jabatan di pemerintahan daerah agar tetap sesuai prinsip profesionalitas.

4. Menyuarakan kepekaan terhadap isu dugaan jual beli jabatan apabila ditemukan indikasi di lapangan.

5. Mengusulkan pemeriksaan terhadap proyek-proyek publik yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih lanjut.

Massa Lanjutkan Aspirasi ke DPRD

Setelah dari Kejari, massa bergerak menuju Kantor DPRD Lampung Tengah. Di lokasi tersebut, ALAO meminta agar DPRD menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Baca juga:  Eva Dwiana Instruksikan Dinas PU Bangun Rumah Untuk Nenek Astria

Perwakilan DPRD Lampung Tengah, Eka Dedi Mahendra selaku Kasubbag Persidangan DPRD, menerima aspirasi massa dan menyatakan akan melaporkan tuntutan tersebut kepada pimpinan dewan.

“Kami sampaikan permohonan maaf karena pimpinan sedang dinas luar. Aspirasi ini akan kami teruskan secara resmi,” ucap Eka.

Aksi Berjalan Damai

Aksi damai ini berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian. Para peserta aksi menyatakan siap mengawal proses tindak lanjut aspirasi yang telah disampaikan.

Ketua PWRI Lampung Tengah, Ferry Arif, bersama jurnalis media cetak, televisi, dan online tetap melakukan peliputan di tengah hujan deras.

Aksi ini menjadi catatan partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya penegakan hukum dan fungsi pengawasan di tingkat daerah.

(Tim Redaksi GPS)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung
Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC
Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan
Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026
Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB