Pembongkaran dilakukan di beberapa titik, di antaranya depan Swalayan Multi Mart Sidoharjo, Simpang Pusri, depan Mall Candra, simpang terminal, hingga simpang empat Pasar Induk Pringsewu. Barrier tersebut sebelumnya dipasang sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran guna mengantisipasi kemacetan dan mengurangi titik konflik kendaraan.
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan karena kondisi arus lalu lintas saat ini sudah berangsur normal setelah puncak arus balik terlewati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pemasangan barrier sebelumnya merupakan bagian dari strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat, terutama di titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan.
“Pemasangan barrier ini sebelumnya merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas saat Operasi Ketupat, untuk mengurangi titik konflik kendaraan dan menekan potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas di jalur padat kendaraan,” ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Ia menambahkan, meskipun saat ini barrier telah dibongkar, arus balik masih berlangsung karena belum seluruh pemudik kembali ke daerah asal. Namun demikian, secara umum kondisi lalu lintas di wilayah Pringsewu sudah berangsur normal dan tetap dalam pengawasan petugas.
“Walaupun barrier sudah kami bongkar, personel Satlantas tetap kami siagakan untuk memantau perkembangan situasi lalu lintas. Apabila terjadi kepadatan, kami tetap menurunkan tim urai untuk melakukan pengaturan dan mengurai kemacetan,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada para pengguna jalan dan pemudik yang telah tertib berlalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Kabupaten Pringsewu tetap terjaga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan yang sudah tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Memang di beberapa titik sempat terjadi kepadatan karena tingginya mobilitas masyarakat, namun secara umum situasi tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.
Ia berharap, upaya kepolisian dalam mengamankan perayaan Idul Fitri mulai dari arus mudik hingga arus balik dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melaksanakan perjalanan Lebaran.







