Duta Besar Negara Sahabat Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia

- Editorial Team

Jumat, 7 November 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari para Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (07/11/2025). Para Dubes menyampaikan fokus penguatan hubungan kerja sama antara kedua negara di berbagai sektor, antara lain ekonomi, politik, pendidikan, dan hubungan masyarakat.

 

Dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Polandia, Duta Besar Republik Polandia Barbara Szymanowska menekankan eratnya persahabatan dan kesamaan nilai yang dimiliki kedua negara. Barbara menyampaikan fokus penguatan kerja sama kedua negara pada bidang pertanian, teknologi, dan pertahanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita terhubung bukan hanya karena bendera kita, Merah Putih dan Putih Merah, tetapi juga oleh simbol nasional kita, elang putih Polandia, dan Garuda. Keduanya melambangkan kekuatan, martabat, dan kemerdekaan. Dan saya sangat berharap kita akan bekerja sama di berbagai bidang, mulai dari pertanian, teknologi hijau dan digital, transportasi, hingga pertahanan,” tutur Barbara.

Baca juga:  RUU Perlindungan Saksi & Korban, Perbaikan Menyeluruh Demi Keadilan Substantif

 

Selanjutnya, Duta Besar Kuwait Khalid Jassim Alyassin menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam stabilitas kawasan dan ekonomi global. Khalid pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan kedua negara dalam bidang investasi, perdagangan, dan ketahanan pangan.

 

“Kami berharap dapat memperkuat hubungan yang telah terjalin dan meningkatkannya ke tingkat yang lebih tinggi, terutama di bidang investasi, perdagangan, ekonomi, energi, energi bersih, pembangunan, dan ketahanan pangan. Saya percaya Indonesia merupakan pemain penting dalam percaturan dunia, terutama di G20, OKI, ASEAN,” ucap Khalid.

Baca juga:  Presiden Prabowo Serukan Penyederhanaan Regulasi untuk Kedaulatan Energi

 

Duta Besar Pakistan Zahid Hafeez Chaudhri menekankan bahwa hubungan Indonesia-Pakistan telah terbentuk jauh sebelum kemerdekaan. Zahid berkomitmen untuk terus berupaya memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan masyarakat.

 

“Pakistan dan Indonesia secara historis telah menikmati hubungan persaudaraan dan persahabatan. Di sini, sebagai Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, upaya saya adalah untuk lebih memperkuat kerja sama, memperluas hubungan kita, khususnya di bidang kerja sama pertahanan, hubungan ekonomi dan perdagangan, tetapi yang terpenting, lebih memperkuat kontak antarmasyarakat,” ujar Zahid.

Baca juga:  Pemerintah Perkuat Ekonomi dan Sosial melalui Sektor Pariwisata

 

Sedangkan, Duta Besar Yaman Salem Ahmed Balfakeeh menegaskan kedekatan hubungan Indonesia-Yaman yang berakar dari sejarah panjang migrasi dan keagamaan. Salem menyampaikan komitmennya untuk meneruskan peguatan hubungan kedua negara.

 

“Hubungan diplomasi antara Indonesia dan Yaman sebenarnya sudah dimulai sejak abad ke-7 ketika orang-orang Yaman, khususnya dari Hadhramaut, hijrah ke Indonesia. Kemudian hubungan baik ini bisa kita lihat di sektor perdagangan, politik, keagamaan, dan juga pendidikan, di mana saat ini kita saksikan banyak juga pelajar dan santri yang berasal dari Indonesia yang belajar di Yaman,” ucapnya.(*)

 

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Aura Anggun dan Gagah Busana Nusantara di Opening Ceremony SEA Games 2025 Thailand
Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Novita Wijayanti Dukung Instruksi Presiden Kucurkan Anggaran 51,82 T
PM Pakistan: Kunjungan Presiden Prabowo Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Strategis Indonesia–Pakistan
Kejari Pringsewu Gelar Sosialisasi Antikorupsi di Universitas Aisyah dalam Rangka Hakordia 2025.
Arahan Menpora Erick Dijawab KONI dan KOI, Dualisme Kepengurusan Cabor Sepak Takraw Berakhir
Komisi XI DPR RI Setujui Pencairan PMN pada APBN 2025
Komisi IV Kasih Tenggat Waktu 30 Hari untuk Kemenhut Bongkar Pelaku Illegal Logging
Apresiasi ISS 2025, Menpar Bulatkan Tekad Sinergi dengan Kemenpora Jadikan Sport Tourism Kekuatan Global Indonesia
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:33 WIB

Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Novita Wijayanti Dukung Instruksi Presiden Kucurkan Anggaran 51,82 T

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:26 WIB

PM Pakistan: Kunjungan Presiden Prabowo Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Strategis Indonesia–Pakistan

Rabu, 10 Desember 2025 - 03:00 WIB

Kejari Pringsewu Gelar Sosialisasi Antikorupsi di Universitas Aisyah dalam Rangka Hakordia 2025.

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:22 WIB

Arahan Menpora Erick Dijawab KONI dan KOI, Dualisme Kepengurusan Cabor Sepak Takraw Berakhir

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:15 WIB

Komisi XI DPR RI Setujui Pencairan PMN pada APBN 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:07 WIB

Komisi IV Kasih Tenggat Waktu 30 Hari untuk Kemenhut Bongkar Pelaku Illegal Logging

Senin, 8 Desember 2025 - 09:40 WIB

Apresiasi ISS 2025, Menpar Bulatkan Tekad Sinergi dengan Kemenpora Jadikan Sport Tourism Kekuatan Global Indonesia

Senin, 8 Desember 2025 - 09:34 WIB

Presiden Prabowo: Solidaritas dan Sinergitas Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak

Berita Terbaru

Berita

Tujuh Korban Kebakaran Terra Drone Teridentifikasi

Rabu, 10 Des 2025 - 11:57 WIB